Kompas TV nasional hukum

Hari Ini LPSK Bakal Umumkan Nasib Status Putri Candrawathi dalam Kasus Penembakan di Duren Tiga

Senin, 15 Agustus 2022 | 07:28 WIB
hari-ini-lpsk-bakal-umumkan-nasib-status-putri-candrawathi-dalam-kasus-penembakan-di-duren-tiga
Sosok Putri Candrawathi, istri Irjen Ferdy Sambo (Sumber: Tribunnews)

Penulis : Fransisca Natalia | Editor : Iman Firdaus

JAKARTA, KOMPAS.TV - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) rencananya bakal mengumumkan keputusan status permohonan perlindungan terhadap Putri Candrawathi, istri mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo, hari ini, Senin (15/8/2022) pukul 13.00.

Dalam undangan kepada media, keputusan LPSK terhadap Permohonan Perlindungan 
dalam Peristiwa Berdarah di Duren Tiga,  telah sampai kepada tahap keputusan. 

Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi Pasaribu menyatakan, pihaknya akan segera memutuskan diterima atau tidaknya permohonan perlindungan Putri Candrawathi pada Senin (15/8/2022).

"Keputusannya mungkin Senin depan sudah untuk kita sampaikan," kata Edwin saat dikonfirmasi awak media, Rabu (10/8/2022) lalu.

Sebelumnya, LPSK menolak permohonan perlindungan yang diajukan Putri Candrawathi dalam kasus tewasnya Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat.

Baca Juga: Ketua LPSK Sebut Tak Bisa Beri Perlindungan Pada Istri Ferdy Sambo, Ini Alasannya...

Ketua LPSK Hasto Atmojo Suroyo menjelaskan, pihaknya mengambil keputusan tersebut lantaran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menghentikan penyidikan laporan dugaan pelecehan kepada Putri yang dilaporkan ke Polres Jakarta Selatan.

"Sekarang setelah (status kasus Putri) jelas ya tentu saja LPSK tidak bisa memberikan perlindungan karena status hukumnya jadi membingungkan ini, apakah Ibu PC itu korban atau dia berstatus lain," ucap Hasto kepada media, Sabtu (13/8/2022).

Hasto mengungkapkan, ia menduga Putri memiliki status lain selain korban maupun saksi pelecehan. Hal ini sejalan dengan keterangan polisi bahwa Ia meyakini tidak ada kasus pelecehan terhadap Putri.

"Kemungkinan besar (tidak diberikan perlindungan) karena kasusnya sendiri tidak ada, jadi pidananya kan tidak ada itu. Tindak pidana yang dia laporkan di mana dia mengaku sebagai korban itu tindak pidananya tidak ada, jadi tentu LPSK enggak bisa memberikan perlindungan," jelas Hasto.


Sumber : Kompas TV

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Powered by



Video Pilihan

BERITA LAINNYA


Close Ads x