Kompas TV bisnis ekonomi dan bisnis

Investasi yang Cocok untuk Pekerja dengan Gaji UMP, Berikut Perhitungannya

Kamis, 11 Agustus 2022 | 12:29 WIB
investasi-yang-cocok-untuk-pekerja-dengan-gaji-ump-berikut-perhitungannya
Ilustrasi upah buruh. KSPI menolak penetapan upah minum berdasarkan aturan turun UU Cipta Kerja, mereka meminta upah minimum tetap dihitung pakai aturan lama yang mempertimbangkan Kebutuhan Hidup Layak (KHL). (Sumber: Shutterstock/Kompas.com)

Penulis : Fransisca Natalia | Editor : Desy Afrianti

SOLO, KOMPAS.TV –  Gaji setara dengan upah minimum provinsi atau UMP cukup bisa untuk berinvestasi enggak sih? Pertanyaan ini mungkin pernah terpikir oleh beberapa orang, terutama pekerja tahun pertama.   

Untuk melakukan investasi berarti bukan hanya sekadar menyisakan tetapi siap menyisihkan pendapatan. Besar investasi jika dilihat pada UMP tentu bervariasi sesuai daerah masing-masing.

Untuk tahun 2022, UMP tertinggi ada di Provinsi DKI Jakarta sebesar Rp 4.452.724, disusul Papua senilai Rp 3.561.932. Sedangkan, UMP terendah ada di Jawa Tengah, yaitu Rp 1.812.935.

Melansir dari Kompas.id, sebenarnya, investasi dapat dimulai dengan penghasilan berapa pun, termasuk dengan gaji awal bekerja.

Alokasi 5-10 persen

Dana yang dialokasikan untuk berinvestasi dapat dimulai dengan persentase kecil dahulu. Misalnya, 10 persen dari pendapatan bulanan.


 

Sebagai contoh, jika bekerja di DKI Jakarta dengan penghasilan Rp 4,4 juta, kamu bisa mulai berinvestasi dengan Rp 440.000. Apabila dirasa masih terlalu besar, dapat dimulai dengan Rp 200 ribu-an atau sekitar 5 persen dari penghasilan.

Ada banyak pilihan untuk menginvestasikan dana Rp 200 ribu tersebut. Untuk pemula yang baru masuk dan belajar investasi di pasar modal, reksa dana pasar uang merupakan salah satu jembatan dari produk perbankan ke produk investasi.

Baca Juga: Ini Jenis-jenis Investasi Safe Haven yang Bisa Tahan terhadap Resesi

  • Reksa Dana

Saat ini, reksa dana jenis ini dapat dibeli dengan harga mulai dari Rp 10.000 saja di platform daring penjual reksa dana.


Sumber : Kompas.id

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Powered by



Video Pilihan

BERITA LAINNYA


Close Ads x