Kompas TV bisnis ekonomi dan bisnis

Temui Ganjar Pranowo, Investor Taiwan Sebut Wilayah Jateng Jadi Favorit Berinvestasi di Indonesia

Selasa, 26 Juli 2022 | 22:31 WIB
temui-ganjar-pranowo-investor-taiwan-sebut-wilayah-jateng-jadi-favorit-berinvestasi-di-indonesia
Pertemuan antara Kepala Kantor Perwakilan Ekonomi dan Perdagangan Taiwan, John Chen dan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Selasa (26/7/2022) (Sumber: Pemprov Jateng)

Penulis : Kurniawan Eka Mulyana | Editor : Deni Muliya

SEMARANG, KOMPAS.TV – Wilayah Jawa Tengah (Jateng) menjadi lokasi favorit investor asal Taiwan untuk berinvestasi di Indonesia.

Mengutip keterangan tertulis Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng, Selasa (26/7/2022), hal itu disampaikan oleh Kepala Kantor Perwakilan Ekonomi dan Perdagangan Taiwan, John Chen.

Pernyataan John Chen itu disampaikan seusai pertemuannya dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, di kantornya, Selasa (26/7/2022).

Menurutnya, sejak tahun 1960 Jawa Tengah menjadi favorit ketiga bagi para investor Taiwan.

“Di kuartal pertama tahun ini, Jawa Tengah sudah menjadi provinsi terfavorit pertama bagi pengusaha-pengusaha Taiwan,” katanya.

Chen menyebut bahwa pengusaha-pengusaha di Taiwan yang berkomunikasi dengan pihaknya menilai iklim investasi di Jateng saat ini sangat baik dan lancar.

Baca Juga: Lewat Easy KSEI, Para Investor Pasar Modal Bisa Ikut RUPS Secara Online

 “Di bawah kepemimpinan Gubernur Ganjar, semua lebih baik dan lebih lancar untuk dapat berinvestasi di Jawa Tengah bagi pengusaha-pengusaha Taiwan,” ujarnya.

Dalam pertemuan itu, Chen juga membawa sejumlah pengusaha yang akan berinvestasi di Jateng.


Sumber : Kompas TV

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Powered by



Video Pilihan

BERITA LAINNYA


Close Ads x