Kompas TV olahraga kompas sport

Jerit Hati Suporter Usai Timnas Gagal ke Final SEA Games: Ngotot Boleh, Emosi Jangan!

Kamis, 19 Mei 2022 | 19:51 WIB
jerit-hati-suporter-usai-timnas-gagal-ke-final-sea-games-ngotot-boleh-emosi-jangan
Aksi Egy Maulan Vikri dalam laga Indonesia vs Thailand di semifinal SEA Games 2021, Kamis (19/5/2022) di Stadion Thien Truong. (Sumber: Antara Foto)

Penulis : Dedik Priyanto | Editor : Hariyanto Kurniawan

JAKARTA, KOMPAS.TV – Kegagalan timnas melaju ke final Sepak Bola SEA Games 2021 membuat suporter timnas jengkel dan sedih.

Ketua Paguyuban Suporter Timnas (PSTI) Ignatius Indro perilaku para pemain timnas. Dia menilai, harusnya timnas bermain tidak seperti pertandingan yang dimenangkan Thailand 1-0 tersebut.

Pertandingan yang awalnya asyik, berubah jadi kasar saat jelang akhir pertandingan. Tercatat, ada 3 kartu merah melayang untuk timnas, diterima oleh Ricky Kambuaya, Rachmat Irianto dan Firza Andhika.

“Pemain kita masih belum bisa menahan emosi. Apalagi pemain-pemain kita sudah kena kartu kuning. Harusnya itu tidak terjadi,” paparnya kepada KOMPAS TV, Kamis (17/5/2022).

Ia pun menyebut, timnas harusnya lebih kalem dengan provokasi pemain-pemain Thiland yang disebutnya lebay dalam memprovokasi.

“Pemain kita terpancing sehingga terbawa oleh provokasi tersebut. Harusnya provokasi yang dilakukan Thailand yang dapat sanksi. Harusnya wasit bertindak lebih tegas lagi,” jelasnya. 

Secara khusus, ia menyoroti para pemain senior yang mendapatkan kartu merah di pertandingan penting ini dan ikut berkelahi di akhir pertandingan.

“Ricky Kambuaya harusnya dia sebagai senior bisa jadi contoh. Dia harus ditegaskan untuk ngurangin emosi. Ngotot boleh, bermain kasar ya jangan lah!” paparnya.

Baca Juga: Hasil Indonesia vs Thailand, Skor 0-1: Diwarnai 4 Kartu Merah, Garuda Gagal ke Final SEA Games 2021

Mental Pemain Timnas

Indro lantas menggarisbawahi soal mental pemain. Hal ini justru diharapkan oleh para suporter agar Shin Tae-yong mampu membenahi hal penting yang kerap dilupakan ini.


Sumber : Kompas TV

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Powered by



BERITA LAINNYA


Close Ads x