Kompas TV nasional peristiwa

Terjadi Lonjakan Kasus COVID-19, Dinkes Depok Minta RS Tambah Kapasitas Rawat Inap

Jumat, 28 Januari 2022 | 08:56 WIB
terjadi-lonjakan-kasus-covid-19-dinkes-depok-minta-rs-tambah-kapasitas-rawat-inap
Ilustrasi. Untuk mengantisipasi semakin tingginya kasus rawat inap di rumah sakit, Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok Mary Liziawati meminta seluruh rumah sakit rujukan untuk menyiapkan tambahan tempat tidur perawatan bagi pasien COVID-19. (Sumber: Shutterstock/Kobkit Chamchod)

Penulis : Tussie Ayu | Editor : Edy A. Putra

DEPOK, KOMPAS.TV – COVID-19 varian Omicron terus menyebar dengan cepat di Indonesia dan kini membuat ketersediaan tempat tidur di rumah sakit semakin menipis. Di Depok, Jawa Barat, kasus COVID-19 pun terus melonjak dan mengancam daya tampung ruang rawat inap di rumah sakit.

Untuk mengantisipasi semakin tingginya kasus rawat inap di rumah sakit, Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok Mary Liziawati meminta seluruh rumah sakit rujukan untuk menyiapkan tambahan tempat tidur perawatan bagi pasien COVID-19. 

"Direktur rumah sakit atau yang mewakili mohon untuk segera menyediakan tambahan tempat tidur isolasi mengingat peningkatan kasus Covid-19 yang makin tinggi," ujar Mary, dalam keterangannya, Kamis (27/1/2022), seperti dikutip dari Kompas.com

Baca Juga: 17 Pegawai Terkonfirmasi Positif Covid-19, PN Kelas 1B Kota Depok Lockdown!

Mary menyebutkan, pada pekan pertama Januari, tercatat ada 29 kasus Covid-19. Kemudian angkanya bertambah 183 kasus pada pekan kedua.

Pada pekan ketiga terjadi lonjakan kasus baru Covid-19 yakni mencapai 700. Selanjutnya pada pekan keempat tercatat ada penambahan 810 kasus.

Selain menambah tempat tidur perawatan, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok juga telah menetapkan 21 rumah sakit rujukan.

"Ada 21 rumah sakit rujukan COVID-19 dengan 88 tempat tidur ICU dan 465 tempat tidur isolasi," kata Mary.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes), terdapat 448 kasus baru Covid-19 pada Rabu (26/1/2022). Dinkes juga mencatat ada 1.680 kasus aktif Covid-19.

Sebelumnya, Wali Kota Depok Mohammad Idris menyebutkan, positivity rate di wilayahnya meningkat seiring terjadinya lonjakan kasus Covid-19.

Halaman Selanjutnya

Sumber : Kompas.com


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
23:27
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19