Kompas TV nasional agama

Kemenag Ingatkan Zakat bukan Sekadar Bagi Uang atau Sembako, Ada Apa?

Rabu, 26 Januari 2022 | 14:37 WIB
kemenag-ingatkan-zakat-bukan-sekadar-bagi-uang-atau-sembako-ada-apa
Ilustrasi zakat. kata Kemenag, zakat bukan sekadar bagi-bagi sembako dan uang (Sumber: baznas.go.id)

Penulis : Dedik Priyanto | Editor : Purwanto

JAKARTA, KOMPAS.TV- Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama mengingatkan masyarakat umum, khususnya kepada mereka yang juga bergiat Lembaga Amil Zakat (LAZ) bahwa distribusi zakat bukan sebatas memberikan sembako atau uang.

Menurutnya, distribusi zakat harus diarahkan menjadi nilai produktif bagi penerima. Sebab, jika hal itu terjadi, zakat itu nilai manfaatnya jadi berkurang.

Tarmizi juga mengatakan tujuan utama dari pemberdayaan zakat adalah meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Peningkatan taraf hidup itu meliputi segi ekonomi, pendidikan, sosial, dan kesehatan. Itulah prinsipi zakat yang harusnya jadi tujuan.

Hal itu diungkapkan Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Tarmizi Tohor dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Rabu

"Karena jika hanya memberikan sembako atau uang tunai, selepas dari kantor LAZ itu sembako dan uangnya habis," ujarnya yang dikutip Antara.

Maka dari itu, zakat semestinya diarahkan untuk pengentasan masyarakat miskin.

Untuk mencapai tujuan dari zakat tersebut, Kemenag berupaya melahirkan dan membentuk program zakat produktif, seperti membangun lahan-lahan wakaf yang mempunyai potensi ekonomi dengan pemberian akses permodalan, pelatihan, dan pendampingan.

"Artinya, perlu ada pembinaan agar zakat ini bisa mengubah para mustahik (penerima) menjadi muzaki (pemberi)," kata dia.

Baca Juga: Instruksikan Zakat BUMN Dikelola BAZNAS, Erick Thohir: Saya Tidak Mau Zakat Dikelola Sendiri-sendiri

Program Audit Syariah untuk Pengelola Zakat

Halaman Selanjutnya

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
00:29
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19