Kompas TV regional berita daerah

Distributor Tarik Stok Minyak Goreng Kemasan di Pasar Tradisional

Rabu, 26 Januari 2022 | 13:40 WIB

Penulis : KompasTV Jateng

SEMARANG, KOMPAS.TV - Distributor minyak goreng kemasan di pasar tradisional kini mulai menarik produk mereka di pasaran, pasca pemerintah memberikan subsidi harga minyak goreng di toko modern dan ritel.

Para pedagang di pasar tradisional hanya bisa berharap, dengan ditariknya stok minyak goreng kemasan di pasaran oleh para distributor nantinya akan muncul produk minyak baru dengan harga lebih murah. Kondisi ini menyikapi kebijakan pemerintah yang telah memberikan subsidi harga minyak goreng yang dijual di toko modern dan ritel seharga Rp 14.000 per liter. Namun sayangnya harga tersebut tidak berlaku pada produk minyak goreng yang dijual di pasar tradisional.

Saat ini harga minyak goreng kemasan yang dijual di pasar tradisional masih harga Rp 20.000 per liter dan Rp 38.000 per 2 liter. Pedagang juga tidak memiliki stok minyak goreng kemasan, karena setiap kali mengajukan order pihak distributor minyak goreng tidak pernah mengirim barang pesanan.

"Ditarik itu ada produk yang tempo, itu kalo masih utuh satu lusin per karton bisa ditarik kembali, jadi kita tidak bayar, untuk menyesuaikan harga di mal," kata Siti Isnaeni, pedagang sembako.

Pembeli pun saat ini lebih memilih membeli minyak goreng kemasan di toko modern dan ritel, karena harganya jauh lebih murah dibandingkan dengan harga minyak goreng kemasan yang dijual di pasar tradisional.

"Iya mbak, kan harganya selisih lumayan. Untuk ibu rumah tangga selisih kan lumayan mbak," ujar Frida, pembeli.

Meskipun setiap hari dinas perdagangan melakukan pemantauan harga di pasar tardisional, namun kebijakan minyak goreng satu harga Rp 14.000 per liter belum berlaku di pasar tradisional.

#minyakgoreng #pasartradisional #semarang

 

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
07:38
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19