Kompas TV video vod

Lilitan Utang"Bank Keliling", Seorang Rentenir Tewas Ditangan Debiturnya Sendiri!

Senin, 24 Januari 2022 | 11:40 WIB

Penulis : Shinta Milenia

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.TV - Seorang rentenir atau bank keliling di Tangerang Selatan, Banten tewas di tangan debiturnya sendiri.

Kejadian nahas ini bermula ketika korban mendatangi rumah pelaku untuk menagih utang.

Tak terima, korban terlibat adu mulut yang berujung pertikaian bersenjata tajam.

Warga menemukan keduanya terkapar di teras rumah.

Keduanya terluka cukup parah akibat senjata tajam.

Sang rentenir tewas di tempat, sementara debiturnya dilarikan ke rumah sakit.

Di lokasi kejadian, garis polisi masih membentang, bahkan di teras rumah masih terdapat sisa pertikaian.

Pelaku berprofesi sebagai penjual makanan.

Baca Juga: G30S, Thaib Adamy, dan Pembunuhan Massal 1965 di Aceh (3)

Pada saat kejadian, pelaku mengaku belum memiliki uang.

Namun atas provokasi korban, pelaku geram dan menyulut perkelahian.

Saat ini pelaku telah selesai di bantarkan dan mendekam di Polres Tangerang Selatan.

Kepada polisi, pelaku mengaku tidak ada senjata tajam yang dipersiapkan.

Keduanya mendapatkan senjata tajam karena tergeletak di dalam rumah.

Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia mengkhawatirkan menjamurnya bank keliling di masyarakat.

Ilegal, bank keliling dapat bertindak sesukanya untuk menekan para pengutang.

Dalam kajian kriminologi, korban memprovokasi pelaku sebagai modus untuk menagih utang.

Modus yang kerap dilancarkan sebagai alat untuk menakut-nakuti.

Baca Juga: Polisi Sebar Sketsa Wajah Terduga Pelaku Pembunuhan Ibu dan Anak Subang, Masyarakat Bisa Lapor

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
17:16
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19