Kompas TV olahraga kompas sport

Suporter Timnas Indonesia Percaya Proses, Shin Tae-yong: Terima Kasih!

Sabtu, 22 Januari 2022 | 16:08 WIB
suporter-timnas-indonesia-percaya-proses-shin-tae-yong-terima-kasih
Anggota Eksekutif (Exco) PSSI Haruna Soemitro (kiri) dan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. (Sumber: PSSI)

Penulis : Kiki Luqman | Editor : Gading Persada

YOGYAKARTA, KOMPAS.TV - Beberapa waktu lalu, Shin Tae-yong berhasil membawa Timnas Indonesia sampai ke final Piala AFF 2020.

Namun, juru taktik asal Korea Selatan itu belum beruntung karena timnas Indonesia hanya bisa menjadi runner-up.

Timnas Indonesia menempati podium kedua setelah kalah 2-6 secara agregat dari Thailand di partai puncak. Itu adalah kali keenam Timnas Indonesia menjadi runner up ajang Piala AFF.

Namun, pencapaian Timnas Indonesia bersama pelatih kepala Shin Tae-yong di Piala AFF 2020 dirasa belum cukup oleh anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Haruna Soemitro.

Setelah melakukan evaluasi bareng Shin Tae-yong dan PSSI, Haruna Soemitro menilai bahwa pencapaian Indonesia sebagai juara kedua Piala AFF 2020 bukanlah prestasi.

Dia juga menyatakan bahwa sepak bola hanya melihat hasil, tak memerlukan proses.

"Indonesia sudah enam kali masuk final Piala AFF. Kalau sekarang tetap runner-up, ya bukan prestasi," Kata Haruna dikutip dari Kompas.com.

Baca Juga: Respons Riuh Haruna Soemitro, Umuh Muchtar: Tak Pantas Duduk di Exco, Dia Tahu Apa?

Haruna Soemitro berdalih bahwa dia berkata demikian semata-mata hanya menyampaikan apirasi, tetapi warganet menganggap pendapat dan kritik yang bersangkutan tidak tepat.

Sejak saat itu, nama Haruna Soemitro sempat trending di Twitter. Muncul juga tanda pagar (tagar) #HarunaOut.

Halaman Selanjutnya


Sumber : Joongang

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Powered by



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
18:43
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19