Kompas TV internasional kompas dunia

Mengaku Terinspirasi Film Laga, 3 Remaja India Bunuh Pekerja Bengkel karena Ingin Terkenal

Sabtu, 22 Januari 2022 | 05:35 WIB
mengaku-terinspirasi-film-laga-3-remaja-india-bunuh-pekerja-bengkel-karena-ingin-terkenal
Ilustrasi pembunuhan. Tiga remaja di New Delhi, India nekat membunuh karena terinspirasi film laga dan ingin terkenal. (Sumber: -)

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim | Editor : Hariyanto Kurniawan

NEW DELHI, KOMPAS.TV - Tiga orang remaja di Jahangirpuri, New Delhi, India, ditangkap polisi usai membunuh seorang pria berusia 24 tahun. Polisi menyebut tiga remaja itu mengaku terinspirasi sebuah film laga dan melakukan aksi itu karena “ingin terkenal".

Sebagaimana diwartakan The Indian Express, Jumat (21/1/2022), korban pembunuhan ini adalah seorang pekerja bengkel.

Rekaman CCTV yang didapat polisi menunjukkan tiga remaja itu menyerang korban di jalan. Dua orang mencegat dan menusuknya, sedangkan satu pelaku lain merekam kejadian itu menggunakan ponsel.

Baca Juga: Pria India yang Disuntik Vaksin Covid-19 11 Kali Bersembunyi, Ancam Bunuh Diri Jika Ditangkap

Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, tetapi meninggal dunia akibat luka tusuk.

Pelaku sempat mencoba kabur dan berpindah-pindah lokasi. Namun, polisi menangkap mereka pada Kamis (20/1/2022).

Para pelaku mengaku terinspirasi film laga berjudul Pushpa. Film itu dirilis di India pada 17 Desember 2021 dan menuai kesuksesan komersial.

Wakil Komisaris Polisi Distrik Delhi Barta Laut Usha Rangnani menyebut para pelaku berniat mengunggah video pembunuhan ke media sosial, tetapi berhasil ditangkap sebelum melakukannya.

“Mereka memanggil diri sebagai ‘Geng Badnaam’ dan meniru perilaku dari tokoh utama film tersebut (Pushpa). Mereka ingin mengunggah video insiden itu ke Instagram untuk menunjukkan pengaruh,” kata Rangnani.

Baca Juga: Setelah Dipenjara 27 Tahun atas Tuduhan Pembunuhan, Nenek 74 Tahun Akhirnya Dinyatakan Tak Bersalah

Halaman Selanjutnya

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
22:32
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19