Kompas TV nasional peristiwa

Muncul Wacana Ganjil Genap Ditiadakan di DKI Jakarta karena Omicron Naik, Ini Kata Polisi

Jumat, 21 Januari 2022 | 21:19 WIB
muncul-wacana-ganjil-genap-ditiadakan-di-dki-jakarta-karena-omicron-naik-ini-kata-polisi
Aktivitas polisi saat mengatur lalu lintas di jalan raya. Di sinilah polisi mengatur ganjil genap dan menilang yang melanggar aturan (Sumber: Kompas.com/MAULANA MAHARDHIKA)

Penulis : Tito Dirhantoro | Editor : Deni Muliya

JAKARTA, KOMPAS.TV - Muncul wacana peniadaan kebijakan ganjil genap di Jakarta seiring meningkatnya penyebaran virus corona atau COVID-19 varian baru Omicron.

Adalah Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta Mujiyono yang mewacanakan peniadaan kebijakan ganjil genap di Ibu Kota tersebut.

Baca Juga: PTM 100 Persen & Ganjil-Genap Berlanjut Padahal Kasus Covid-19 Naik, Pakar: Pemerintah Harus Sadar!

Karena itu Mujiyono meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk meniadakan sementara pembatasan kendaraan dengan sistem ganjil genap.

Mujiyono menilai hal itu perlu dilakukan guna mengurangi pergerakan publik demi mengurangi potensi penyebaran COVID-19 varian Omicron.

Apalagi, Mujiyono menambahkan, hal ini krusial dilakukan karena varian Omicron di Jakarta telah merebak dengan 243 orang dari 825 kasus baru COVID-19 pada 17 Januari 2022.

Kebanyakan penyebaran kasus Omicron berasal dari transmisi lokal.

Baca Juga: Libur Tahun Baru, Ganjil Genap di 3 Tempat Wisata Ini Tetap Berlaku

Di sisi lain, kata dia, tingkat keterisian tempat tidur (BOR) rumah sakit rujukan COVID-19 sudah mencapai 20 persen imbas kenaikan kasus virus corona dan ICU sebesar lima persen.

Menanggapi wacana tersebut, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya menyatakan hingga saat ini belum ada komunikasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terkait wacana peniadaan kebijakan ganjil genap.

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
15:58
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19