Kompas TV video vod

Relawan Jokowi Bela Kaesang dan Gibran, Ungkap Fakta Laporan Dosen UNJ ke KPK

Sabtu, 15 Januari 2022 | 08:03 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV   - Relawan Jokowi Mania atau yang akrab disebut Joman meminta dosen UNJ Ubedilah Badrun meminta maaf ke publik atas laporannya ke KPK yang telah menyebut nama Kaesang dan Gibran.

Ketua Umum Joman Imanuel Ebenezer sampaikan akan mencabut laporannya asalkan Ubedilah Badrun meminta maaf.

“Kita kasih Ubedilah minta maaf ke publik karena berkaitan denga kehormatan seseorang, jangan laporan berdasarkan kepalsuan. Apalagi beliau dosen, intelektual, mantan aktivis mahasiswa.”ungkap Imanuel pada media.

Relawan Joman juga menduga ada ‘pesanan’ dari laporan Ubedilah ke KPK.

“Kita duga, jangan-jangan dia ada ‘pesanan’. Jadi gini-gini nggak mendidik secara politik dan hukum.”lanjut jelas Imanuel.

Baca Juga: Gibran dan Kaesang Dilaporkan Dosen UNJ ke KPK Atas Dugaan Kasus Ini

Menurutnya laporan Ubedilah ke KPK tidak berdasar dan tidak memiliki bukti kuat.

“Di republik ini nggak dilarang kritik tapi saat sebarkan fitnah hoax dan sebagainya kan tidak baik. Karena ukuran intelektual dosen aja bisa sampaikan laporan dari dasar yang tidak bisa dipertanggungjawabkan, itu kita sayangkan.”ungkapnya.

Sebelumnya Ubedilah Badrun menyebut 2 nama anak Presiden Jokowi terlibat dugaan KKN ke KPK.

Dua anak Presiden Joko Widodo, yang dimaksud adalah Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep.

Keduanya dilaporkan dugaan tindak pidana korupsi berkaitan dengan dugaan KKN relasi bisnis anak Presiden.

Ubedilah Badrun menjelaskan kedua anak presiden terlibat KKN dengan grup bisnis yang diduga terlibat pembakaran hutan.

Video Editor: Febi

Penulis : Yuilyana

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
08:05
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19