Kompas TV nasional peristiwa

Megawati Anggap Peleburan Eijkman ke BRIN dan Pemberhentian Peneliti Konsekuensi Perundangan

Sabtu, 8 Januari 2022 | 13:29 WIB
megawati-anggap-peleburan-eijkman-ke-brin-dan-pemberhentian-peneliti-konsekuensi-perundangan
Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto saat memberikan keterangan pers di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Jumat (7/1/2021). (Sumber: Kompastv/Ant)

Penulis : Vidi Batlolone | Editor : Fadhilah

JAKARTA, KOMPAS.TV - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia (PDIP) Megawati Soekarnoputri yang juga Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menilai peleburan lembaga BRIN dan Eijkman yang menyebabkan pemberhentian ratusan honorer merupakan konsekuensi peraturan perundang-undangan.

Pernyataan Megawati tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto.

"Di dalam upaya mengkonsolidasikan lembaga riset ini mengandung beberapa konsekuensi di situ sesuai dengan ketentuan perundang-undangan," kata Hasto menyampaikan respons Megawati, saat ditemui di Jakarta, Jumat (7/1/2022).

Hasto menyatakan, langkah peleburan itu bukan untuk menihilkan lembaga-lembaga tersebut, namun justru memperkuatnya. 

Baca Juga: Soal Peleburan Eijkman ke BRIN, Komisi VII: Riset Bukanlah soal Birokrasi

"Bukan untuk menihilkan lembaga itu, tetapi justru memperkuat agar penelitian berkaitan dengan seluruh aspek kehidupan bangsa dan negara," tuturnya seperti dikutip dari Kompas.com.

Hasto pun menyampaikan, Megawati meminta ada pemahaman bahwa BRIN dirancang dengan politic research untuk mempercepat Indonesia berdikari dalam ilmu pengetahuan, riset, dan inovasi.

"BRIN dirancang dengan politic research untuk mempercepat kita berdikari dengan ilmu pengetahuan dan riset," paparnya. 

Baca Juga: Soal Gaji hingga Pemberhentian Kontrak, Polemik Lembaga Eijkman Gabung dengan BRIN Jadi Perhatian

Selain itu, Hasto juga menyinggung perlunya profesionalitas dari peneliti.  Dia menyatakan bahwa semangat riset kemandirian bangsa dan kedaulatan perekonomian diperlukan.

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
06:03
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19