Kompas TV internasional kompas dunia

Sah! AS Resmi Umumkan Boikot Diplomatik Olimpiade Musim Dingin Beijing

Selasa, 7 Desember 2021 | 06:38 WIB
sah-as-resmi-umumkan-boikot-diplomatik-olimpiade-musim-dingin-beijing
Pengunjung berfoto dengan patung atlet skating dengan logo Olimpiade di sebuah taman dekat markas besar Panitia Penyelenggara Olimpiade Musim Dingin di Beijing, Kamis, 18 November 2021. Pada Senin 6 Desember 2021, Gedung Putih menyatakan bahwa AS akan melakukan boikot diplomatik terhadap Olimpiade Musim Dingin Beijing.  (Sumber: AP/Mark Schiefelbein)

WASHINGTON, KOMPAS.TV – Amerika Serikat (AS) secara resmi mengumumkan boikot diplomatik terhadap Olimpiade Musim Dingin yang akan diselenggarakan di Beijing, China, tahun 2022 mendatang. Hal ini dikonfirmasi Gedung Putih, Senin (6/12/2021).

Meskipun demikian, Sekretaris Pers Gedung Putih Jen Psaki mengatakan atlet AS akan tetap bertanding dalam Olimpiade Musim Dingin Beijing dan akan mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah. 

Namun dia menambahkan, pemerintah AS tidak akan berkontribusi pada kemeriahan pertandingan.

Boikot dilakukan AS untuk memprotes pelanggaran hak asasi manusia di China, khususnya provinsi Xinjiang di mana Muslim Uighur kerap mendapatkan perlakuan diskriminatif.

Baca Juga: AS Pertimbangkan Boikot Olimpiade Musim Dingin Beijing

"Perwakilan diplomatik AS akan memperlakukan Olimpiade ini sebagai urusan sebagaimana biasa dalam menghadapi pelanggaran hak asasi manusia yang mengerikan dan kekejaman yang dilakukan China di Xinjiang,” kata Psaki seperti dikutip dari The Associated Press.

“Seperti yang telah dikatakan presiden kepada Presiden Xi, membela hak asasi manusia ada dalam DNA orang Amerika. Kami memiliki komitmen mendasar untuk mempromosikan hak asasi manusia. Dan kami merasa kuat dalam posisi kami dan kami akan terus mengambil tindakan untuk memajukan hak asasi manusia di China dan sekitarnya,” kata Psaki.

Biden minggu ini akan menjadi tuan rumah KTT Gedung Putih untuk Demokrasi. Pertemuan ini akan dilaksanakan secara virtual dan dihadiri para pemimpin dan pakar masyarakat sipil dari lebih dari 100 negara. Acara ini dijadwalkan akan berlangsung pada Kamis dan Jumat mendatang.

Pemerintah AS mengatakan bahwa Biden akan menggunakan pertemuan itu untuk mengumumkan komitmen individu dan kolektif, reformasi, dan inisiatif untuk membela demokrasi dan hak asasi manusia di dalam dan luar negeri.

Baca Juga: Uji Coba Olimpiade Musim Dingin Cina 2022 Berjalan Tanpa Suara, Mengapa?

Penulis : Tussie Ayu | Editor : Desy Afrianti

Sumber : Associated Press



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
16:42
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19