Kompas TV video sinau

Setelah Kena Air Hujan, Mobil Langsung Dicuci atau Cukup Dibilas Saja, Mana yang Lebih Tepat?

Sabtu, 4 Desember 2021 | 18:30 WIB

KOMPAS.TV- Punya mobil dengan eksterior yang mengilap, tentu menjadi kebanggan tersendiri, tapi ada banyak hal yang harus diperhatikan, salah satunya menjaga  kebersihan bodi mobil tetap bersih. Yaitu dengan mencuci mobil.

Apalagi saat kondisi seperti ini, sering turun hujan lebat di beberapa daerah. Lalu dengan kondisi cuaca yang tak menentu, bagaimana menjaga kebersihan mobil saat musim hujan?  Ketika musim hujan, mobil jadi lebih cepat kotor dari biasannya.

Bahkan terkadang, pemiliknya enggan mencuci dan membiarkannya berhari-hari. Karena sudah lelah dengan pekerjaan, jika setiap hari ke tempat cuci mobil,  berat di ongkos.

Padahal, kalau dibiarkan efek jangka panjangnya, cat bodi mobil tak akan secemerlang dulu,  jadi terlihat kusam. Tapi benar kah setelah kena air hujan mobil harus langsung dicuci?

Melansir Kompas.com mobil yang terkena air hujan, tidak harus langsung dicuci. Tapi yang wajib dilakukan adalah, membilas dengan air biasa. Membilas mobil dari air hujan mencegah timbulnya jamur. yang bisa merusak lapisan cat mobil.

Air hujan kurang bersahabat dengan bodi maupun kaca mobil. Jadi, bilas dengan air biasa, kemudian lap sampai benar benar kering.  Lap dengan kain microfiber, karena saat basah cat biasanya lebih lunak dan membuat bodi mobil mudah tergores. 

Baca Juga: Cerita Office Boy Menang Hadiah Mobil BMW Seharga Rp700 Jutaan karena Rumahnya Jauh dari ATM

https://www.kompas.tv/article/238100/cerita-office-boy-menang-hadiah-mobil-bmw-seharga-rp700-jutaan-karena-rumahnya-jauh-dari-atm 

Grafis: Arief Rahman

Penulis : Sunbhio Pratama

Sumber : diolah dari berbagai sumber



BERITA LAINNYA


VOD

30 Santri di Sukabumi Alami Keracunan Makanan

Senin, 24 Januari 2022 | 08:22 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
08:30
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19