Kompas TV internasional kompas dunia

Gawat! Ada 5 Negara Lagi Laporkan Kasus Perdana Covid-19 Varian Omicron

Kamis, 2 Desember 2021 | 09:22 WIB
gawat-ada-5-negara-lagi-laporkan-kasus-perdana-covid-19-varian-omicron
Ilustrasi temuan kasus Covid-19 varian Omicron. (Sumber: iStockphoto/Thomas Faull)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Jumlah negara yang telah melaporkan temuan kasus Covid-19 varian Omicron kian bertambah dari hari ke hari.

Hingga kemarin, Rabu (1/12/2021), ada lima negara yang baru masuk dalam daftar persebaran varian virus corona dari Afrika Selatan tersebut.

Kelima negara itu adalah Amerika Serikat (AS), Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Norwegia, dan Korea Selatan.

Terkait bagaimana varian Omicron mulai terdeteksi di lima negara tersebut, berikut rangkuman penjelasannya.

Baca Juga: Bos Moderna Umumkan Vaksin Covid-19 untuk Hadapi Varian Omicron, Siap Digunakan Maret 2022

1. Amerika Serikat (AS)

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) mengungkapkan, penemuan kasus Covid-19 varian Omicron pertama bermula dari seseorang di California pada Rabu kemarin.

"Orang itu adalah pelancong yang kembali dari Afrika Selatan pada 22 November 2021," kata CDC, sebagaimana dikutip dari AFP.

"Orang itu sudah divaksinasi penuh dan memiliki gejala ringan yang membaik, melakukan karantina sendiri dan dites positif. Semua kontak dekat telah dihubungi dan dites negatif," imbuhnya.

2. Arab Saudi

Arab Saudi menjadi negara Teluk Arab pertama yang mengonfirmasi kasus Covid-19 varian Omicron pada hari Rabu juga.

"Satu kasus varian Omicron terdeteksi di kerajaan, dia (suspek) berasal dari negara Afrika Utara," kata seorang pejabat Kementerian Kesehatan Arab Saudi kepada kantor berita negara, SPA.

Penulis : Aryo Sumbogo | Editor : Purwanto

Sumber : Kompas TVAFP/SPA/Channel News Asia



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
16:27
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19