Kompas TV nasional berita utama

Polda Metro Ancam Kenakan Pasal Berlapis Peserta Reuni 212 yang Tetap Gelar Aksi Besok

Rabu, 1 Desember 2021 | 15:18 WIB
polda-metro-ancam-kenakan-pasal-berlapis-peserta-reuni-212-yang-tetap-gelar-aksi-besok
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan. (Sumber: Baitur Rohman/Kompas.tv)

JAKARTA, KOMPAS.TV- Polda Metro Jaya mengancam akan mengenakan pasal berlapis bagi pihak yang tetap menggelar Reuni 212 di wilayah Jakarta pada 2 Desember 2021.

Pernyataan itu disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya Endra Zulpan dalam keterangannya, Rabu (1/12/2021).

“Kalau memaksa juga untuk melakukan kegiatan maka kita akan melakukan hukum yang berlaku kepada mereka yang memaksakan. Kita akan tersangkakan nanti dengan tindak pidana di KUHP Pasal 212-218,” kata Endra Zulpan.

Dalam pernyataannya, Zulpan mengimbau kepada masyarakat untuk tidak terpancing apalagi mengikuti kegiatan yang tidak berizin dari pemerintah daerah dan kepolisian.

“Untuk diketahui, jadi sekali lagi saya sampaikan di samping UU KUHP juga ada UU Karantina Kesehatan UU no 6 Tahun 2018,” ujar Zulpan.

“Setiap orang wajib mematuhi penyelenggaraan karantina kesehatan. Yang menghalang-halangi dapat dikenakan sanksi hukum.”

Zulpan lebih lanjut menuturkan Polda Metro Jaya sebagai penanggung jawab keamanan Ibu Kota tidak mengeluarkan izin untuk kegiatan Reuni 212.

Baca Juga: Polda Metro Jaya Tidak Izinkan Reuni 212 di Patung Kuda, Panitia: Tidak Perlu Izin Polisi

Dia menegaskan, larangan menggelar aksi di tengah pandemi adalah sesuai dengan rekomendasi Satgas Covid-19.

“Ini juga sejalan dengan rekomendasi oleh Satgas Covid-19 DKI yang sudah dikeluarkan. Rekomendasi bahwa satgas Covid-19 tidak merekomendasikan kegiatan tersebut,” katanya.

Penulis : Ninuk Cucu Suwanti | Editor : Desy Afrianti

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
13:12
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19