Kompas TV internasional kompas dunia

ODGJ Dituduh Menista Agama, Kantor Polisi Dibakar Massa di Pakistan

Senin, 29 November 2021 | 16:50 WIB
odgj-dituduh-menista-agama-kantor-polisi-dibakar-massa-di-pakistan
Peta Charsadda, Pakistan, lokasi pembakaran kantor polisi oleh massa pada Minggu (28/11/2021). (Sumber: GADM)

PESHAWAR, KOMPAS.TV - Massa di Distrik Charsadda, Provinsi Khyber Pakhtunkhwa, Pakistan, membakar kantor polisi pada Minggu (28/11/2021). Massa marah karena polisi menolak menyerahkan tersangka kasus penistaan agama kepada mereka.

Menurut keterangan polisi, tersangka adalah seorang pria dengan ketidakstabilan mental alias orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Pria itu dituduh melecehkan kitab suci Islam, Alquran.

Asif Khan, seorang polisi lokal, menyatakan bahwa massa berupaya main hakim sendiri terhadap tersangka.

Aparat menolak permintaan massa. Kerumunan yang marah pun membakar kantor polisi.

Baca Juga: Milisi Serang Pos Perbatasan Pakistan, Dua Tentara Tewas

Video pembakaran kantor polisi ini terekam video amatir dan disebarkan ke media sosial.

Khan menyebut tersangka dipindahkan ke distrik lain untuk menghindari amukan massa. Proses pemeriksaan terhadap tersangka masih dalam proses.

Menurutnya, aparat awalnya menahan arus massa tetapi kabur setelah ribuan orang menyerang kantor polisi.

Ia menyebut polisi menghindari pengerahan kekuatan untuk menghindari timbulnya korban. 

Pada Senin (29/11), situasi di Charsadda dilaporkan sudah terkendali dan polisi mencari pihak yang bertanggung jawab atas kerusuhan ini.

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim | Editor : Fadhilah

Sumber : Associated Press



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
19:38
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19