Kompas TV nasional peristiwa

Soal Varian Omicron, Luhut Pastikan Indonesia Tak akan Lockdown: Tidak Selesaikan Masalah

Minggu, 28 November 2021 | 23:32 WIB
soal-varian-omicron-luhut-pastikan-indonesia-tak-akan-lockdown-tidak-selesaikan-masalah
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan sebut pemerintah tidak akan menerapkan lockdown di tengah ancaman varian baru Covid-19 B.1.1.529 atau Omicron. (Sumber: Dokumentasi Humas Kemenko Marves)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memastikan bahwa pemerintah tidak akan menerapkan kebijakan lockdown di tengah ancaman varian baru Covid-19 B.1.1.529 atau Omicron.

Menurut Luhut, kebijakan lockdown tidak akan menyelesaikan masalah, malah justru akan memperparah keadaan.

Pernyataannya ini disampaikan dalam konferensi pers secara daring yang disiarkan oleh kanal YouTube Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi RI, Minggu (28/11/2021).

"Lockdown itu juga tidak menyelesaikan masalah. Kita lihat banyak negara yang melakukan lockdown itu malah mendapat serangan (virus) lebih banyak," kata Luhut. 

Dari pengalaman sebelumnya, Luhut menyebut Indonesia dapat mengendalikan kasus Covid-19 terutama varian Delta tanpa melakukan lockdown.

Menurutnya, kebijakan pembatasan mobilitas masyarakat seperti PPKM dinilai lebih efektif dalam menekan laju penularan Covid-19 di Tanah Air. 

Selain itu, dengan kebijakan tersebut kegiatan ekonomi masih dapat berjalan. 

"Kalau dari pengalaman kita karena seperti juga kita sepakat, kita sudah jauh lebih canggih daripada kejadian yang lalu, kita mengawasi dengan cermat saya kira sudah cukup bagus. Jadi kita mencari keseimbangan sekali lagi, ekuilibriumnya," jelasnya. 

Lebih lanjut Luhut mengungkapkan sejauh ini belum ditemukannya kasus Covid-19 varian Omicron di Indonesia.

Baca Juga: Belum Temukan Varian Omicron di Indonesia, Pemerintah Intensifkan Genome Sequencing

Penulis : Isnaya Helmi | Editor : Gading Persada

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
19:54
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19