Kompas TV regional berita daerah

Disapu Banjir, Jembatan Darurat Desa Alat Hantakan Lenyap Terbawa Arus Sungai yang Meluap

Sabtu, 20 November 2021 | 01:49 WIB

HULU SUNGAI TENGAH, KOMPAS.TV - Akses jembatan darurat antar desa di Desa Alat, Kecamatan Hantakan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah roboh akibat banjir yang tinggi dan deras disertai hujan pada kamis malam(18/11/2021) pukul 11.30 wita.

Baca Juga: Siswa SD Negeri Hantakan Gotong Royong Bersihkan Sekolah dari Sisa Banjir

Ketinggian air saat itu diketahui berkisar 3 meter, sehingga jembatan darurat berbahan kayu yang dibangun secara swadaya oleh masyarakat tak mampu lagi menahan diterjang derasnya air.

"Karena kenaikan air sangat signifikan dari Batu Kiting dan daerah gunung, mengakibatkan jembatan tersebut hanyut sekitar jam 11 sampai 12 malam, kalau ketinggian air antara 3 sampai 4 meter," terang Kanit Sabhara Polsek Hantakan, Aipda Tatang Apriadi.

Kondisi robohnya jembatan membuat aktivitas warga yang ingin berkebun sedikit menjadi terhambat.

Warga pun terpaksa harus memutar ke jembatan alternatif yang berjarak 1 kilometer.

Warga berharap pemerintah dapat membangunkan jembatan secara permanen yang lebih kokoh sekalipun diterjang banjir.

"Akibat banjir, ke kebun susah, memutar ke Alat ujung sana ke RT. 4 ya sekitar 1 kilometer lah," ucap warga bernama Syamsol.

Baca Juga: Hujan Lebat, Warga Hantakan Waspadai Banjir, Pantau Kenaikan Air Sungai dan Sempat Mengungsi

Sementara itu, kondisi Sungai di Desa alat alami penurunan hingga menyisakan 30 cm dari ketinggian normal sejak jumat pagi (19/11/2021).

Sebelumnya pada kamis petang, berdasarkan pantauan Kompas.tv jembatan darurat di Desa Alat masih utuh dan nampak dilewati para warga.

Namun hingga malam harinya, jembatan putus akibat arus sungai yang deras dan meninggi.

Penulis : KompasTV Banjarmasin

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
22:31
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19