Kompas TV nasional politik

Tak Ingin Banyak Bicara Soal Pilpres 2024, Sandiaga Uno Ingin Fokus Jadi Menteri Dulu

Selasa, 26 Oktober 2021 | 20:07 WIB
tak-ingin-banyak-bicara-soal-pilpres-2024-sandiaga-uno-ingin-fokus-jadi-menteri-dulu
Sandiaga Uno juga merayakan Hari Santri 2021 dengan membagikan tips jadi pengusaha kepada para santri (Sumber: Dok. Kemenparekraf)

SORONG, KOMPAS.TV - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno memilih tak banyak bicara soal peluangnya di panggung Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Untuk saat ini, Sandiaga mengungkapkan bahwa dirinya masih sibuk menunaikan tugas dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta tersebut mengaku tak ingin membagi fokusnya selain untuk membenahi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang sedang terpuruk akibat pandemi Covid-19.

Menurut Sandiaga, tetap fokus dalam penanganan pandemi Covid-19 itu penting karena ada 34 juta warga Indonesia yang terdampak hingga kehilangan pekerjaan.

Baca Juga: Sandiaga Uno Dapat Dukungan Jadi Capres 2024 dari Relawan Kawan Sandi

Kendati demikian, Sandiaga mengaku tak pernah menampik segala macam dukungan yang diberikan para relawannya.

Sebagaimana dukungan yang terlihat ketika Sandiaga mengunjungi destinasi wisata Mangrove Klawalu, Kota Sorong, Papua Barat, Senin (25/10/2021).

Calon Wakil Presiden pada Pilpres 2019 tersebut pun mengapresiasi dukungan yang diberikan masyarakat.

"Jadi, (saat ini) saya akan fokus sebagai menteri, tapi tentunya sebagai bagian dari demokrasi, kami harus mendengar apa yang disampaikan oleh rakyat dan harus kami hargai," ujarnya, dikutip dari Kompas.com, Selasa (26/10/2021).

Baca Juga: Sandiaga Dorong Wisata Edukasi Kebencanaan di Aceh Besar

Penulis : Aryo Sumbogo | Editor : Iman Firdaus

Sumber : Kompas.com



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
18:04
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19