Kompas TV regional berita daerah

Atlet Dan Pelatih PON XX Diarak Keliling Kota Sukabumi

Selasa, 26 Oktober 2021 | 15:20 WIB

SUKABUMI, KOMPAS.TV - Delapan Atlet asal Kota Sukabumi yang mewakili Provinsi Jabar, mendapatkan 9 medali, diantara 2 emas, 3 perak, dan 4 perunggu, dari enam  cabang olah raga yang diikuti di Pekan Olahraga Nasional Ke-20 Papua kemarin. Para Atlet ini setelah menjalani karantina, pasca kembali ke Kota Sukabumi, mereka yang mendapatkan emas hingga perunggu diberikan kejutan berupa uang kadedeuh dari Pemerintah Kota Sukabumi. Para Atlet juga berkeliling seputaran Kota Sukabumi bersama dengan komite olahraga nasional indonesia kota sukabumi.

Pemkot Sukabumi memberikan uang tabungan untuk para Atlet, mulai dari 35 juta bagi Atlet mendapatkan medali emas, serta 25 juta untuk Atlet yang mendapatkan medali perak dan 15 juta bagi para Atlet yang mendapatkan medali perunggu. Selain para Atlet juga, uang kadeudeuh diberikan kepada para Pelatih yang berprestasi membawa harum nama Kota Sukabumi. Para Atlet ini diarak keliling mulai start dari Balai Kota Sukabumi, ke Pusat Kota Sukabumi hingga kembali di Balai Kota Sukabumi. 

Dengan prestasi ini berharap bisa menjadi penyemangat bagi Pemkot dan Koni Kota Sukabumi untuk terus mengembangkan bakat-bakat Atlet asli Kota Sukabumi. Selain itu juga masyarakat agar bisa berprestasi lagi khususnya untuk anak muda, terus berjuang untuk memajukan Kota Sukabumi.,

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia Kota Sukabumi, Haikal Reza mengaku bangga dengan segala pencapaian yang diraih oleh Atlet. Hal ini menjadi angin segar bagi dunia olahraga di Kota Sukabumi. Semua Atlet yang dikirimkan menorehkan prestasi dan medali dari PON ke-20. Para Atlet ini tergabung dalam hockey indoor dan outdoor, bulutangkis, kempo, anggar, bola tangan, yang mewakili Provinsi Jabar., 

Penulis : KompasTV Sukabumi

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
16:23
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19