Kompas TV internasional kompas dunia

Korea Utara Tuding Kehadiran AS Panaskan Situasi China-Taiwan

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 12:43 WIB
korea-utara-tuding-kehadiran-as-panaskan-situasi-china-taiwan
Ilustrasi kapal perang AS, yang dikabarkan melewati Selat Taiwan bersama kapal perang Kanada dan membuat China ngamuk. (Sumber: Nicole LaCour Young/AP Photo)

PYONGYANG, KOMPAS.TV - Korea Utara menuduh kehadiran Amerika Serikat (AS) memanaskan situasi perselisihan antara China dan Taiwan. 

Hal tersebut disampaikan Wakil Menteri Luar Negeri Korea Utara Pak Myong Ho, Sabtu (23/10/2021).

Pak menyebut langkah AS mendukung Taiwan memprovokasi China dan menjadi ancaman potensial terhadap Korea Utara. Ia juga mengkritik armada kapal perang AS yang dikirim melewati Selat Taiwan.

Baca Juga: Gedung Putih Tegaskan Belum Ada Perubahan Kebijakan Ambiguitas Strategis atas Taiwan

AS mendukung Taiwan dengan sistem persenjataan dan latihan militer untuk mempertahankan diri. Sementara China hendak menganeksasi Taiwan usai memisahkan diri pada 1949 lalu.

Korea Utara menganggap bahwa situasi Taiwan merupakan urusan dalam negeri China, sekutu utama mereka.

Sebelumnya, Washington juga menegaskan mereka akan membantu pertahanan Taiwan apabila diserang China.

“Adalah fakta yang umum diketahui bahwa pasukan AS dan pangkalan militernya digunakan untuk menekan China,” kata Pak dikutip Associated Press.

“Jumlah besar pasukan AS dan negara-negara satelitnya, yang dikonsentrasikan di dekat Taiwan, dapat digunakan untuk operasi militer yang menargetkan DPRK (Republik Rakyat Demokratik Korea) sewaktu-waktu,” imbuhnya.

Pak mengklaim AS berupaya mencegah supremasi China dan Korea Utara karena mereka “negara sosialis”.

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim | Editor : Edy A. Putra

Sumber : Associated Press



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
10:52
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19