Kompas TV klik360 sinau

Simak! Syarat Dapat STB Gratis untuk Migrasi ke TV Digital

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 11:00 WIB

KOMPAS.TV – Dalam rangka migrasi ke TV digital, Pemerintah melalui Kementerian Kominfo berencana menyalurkan set top box (STB) secara gratis kepada masyarakat.

STB adalah alat berupa decoder yang dibutuhkan agar pemilik TV analog dapat menikmati siaran TV digital.

Rencananya, sekitar 7 juta STB gratis akan disalurkan, dengan rincian empat juta di antaranya dari penyelenggara multipleks (mux) dan tiga juta STB dari pemerintah.

Untuk mendapatkan STB gratis dari pemerintah, ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi, di antaranya:

- WNI yang dibuktikan dengan KTP elektronik.

- Masuk dalam kategori rumah tangga miskin dan terdaftar di DTKS atau data perangkat daerah bidang sosial.

- Memiliki televisi dan menonton lewat terestrial (bukan parabola/berlangganan).

- Lokasi rumah berada di cakupan siaran televisi yang akan terdampak Analog System Off (ASO).

Hal ini juga diungkapkan oleh Direktur Pengembangan Pitalebar Dirjen PPI Kominfo Marvels Situmorang seperti dikutip dari Kompas.com.

“Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2021, bantuan STB yang berasal dari penyelenggara mux akan diberikan kepada rumah tangga miskin. Saat ini sedang pemuktahiran data rumah tangga miskin yang diberikan oleh Kemensos,” ujar Marvels.

Lalu,kapan STB gratis dibagikan?

STB gratis akan diberikan jika pemutakhiran data telah selesai dilakukan. Namun jika merujuk pada jadwal tahapan penghentian TV analog, pembagian stb gratis akan dilakukan sebelum 30 April 2022.

Dalam penyalurannya, distribusi STB gratis dilakukan dengan 2 cara, yakni dikirim melalui pos, atau diambil langsung oleh penerima secara door to door atau di lokasi terpusat.

Baca Juga: Rekomendasi Set Top Box untuk TV Analog ke TV Digital, Lengkap dengan Tutorial

(*)

Grafis: Arief Rahman

Penulis : Gempita Surya

Sumber : diolah dari berbagai sumber



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
21:43
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19