Kompas TV nasional hukum

Oknum TNI yang Bantu Rachel Vennya Kabur dari Karantina Terancam Hukuman Disiplin dan Pidana

Jumat, 15 Oktober 2021 | 12:53 WIB
oknum-tni-yang-bantu-rachel-vennya-kabur-dari-karantina-terancam-hukuman-disiplin-dan-pidana
Oknum TNI AD berinisial FS yang membantu selegram Rachel Vennya kabur dari tempat karantina terpusat sudah di nonaktifkan dalam tugas pengamanan di Wisma Atlet Pademangan, Jakarta. (Sumber: Instagram/@rachelvennya)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Oknum TNI AD berinisial FS yang membantu selegram Rachel Vennya kabur dari tempat karantina terpusat sudah dinonaktifkan dalam tugas pengamanan di Bandara Soekarno Hatta.

Kapendam Jaya Kolonel Arh Herwin BS menjelaskan saat ini FS sudah dikembalikan ke kesatuannya setelah Pangdam Jaya Mayjen TNI Mulyo Aji memerintahkan agar prajurit TNI yang melakukan pelanggaran dinonaktifkan dari tugas. 

Perintah Pangdam Jaya tersebut dikeluarkan pada Kamis (14/10/2021).

"Yang bersangkutan sudah dinonaktifkan untuk dikembalikan ke kesatuan," ujar Herwin di Wisma Atlet Pademangan, Jakarta Utara, Jumat (15/10/2021).

Baca Juga: Anggota TNI yang Bantu Rachel Venny Kabur dari Karantina Telah Dinonaktifkan

Herwin menjelaskan hasil penyelidikan sementara, FS diketahui mengatur agar Rachel Vennya dapat menghindari prosedur pelaksanaan karantina yang harus dilalui setelah melakukan perjalanan dari luar negeri.

FS juga sedang menjalani pemeriksaan yang dilakukan Pom AD dan terancam hukuman disiplin dan pidana. 

“Untuk sanksi, menunggu hasil penyelidikan dari PM. Nanti akan ada apakah hukuman disiplin atau hukuman pidana,” ujarnya. 

Sebelumnya Pangdam Jaya Mayjen TNI Mulyo Aji juga membenarkan salah satu prajuritnya yang bertugas sebagai Satgas Covid-19 di Bandara Soekarno Hatta ikut terlibat dalam proses pelanggaran protokol kesehatan Rachel Vennya.

Baca Juga: Permintaan Maaf Rachel Vennya Disemprot Nikita Mirzani: Gak Fair, Harus Diusut

Penulis : Johannes Mangihot | Editor : Edy A. Putra

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


KOMPAS SPORT

PSG Menang 3-1, Neymar Jadi Tumbal

Minggu, 28 November 2021 | 21:39 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
21:50
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19