Kompas TV nasional kesehatan

Kemenkes Uji Klinis Semua Obat Covid-19, Diharapkan Akhir Tahun Ini Sudah Ada Hasil

Selasa, 5 Oktober 2021 | 01:21 WIB
kemenkes-uji-klinis-semua-obat-covid-19-diharapkan-akhir-tahun-ini-sudah-ada-hasil
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin. (Sumber: Dok. BNPB)

JAKARTA, KOMPAS.TV – Kementerian Kesehatan akan melakukan uji klinis terhadap obat-obat Covid-19. Diharapkan pada akhir tahun 2021, hasil uji klinis sudah dapat dipakai untuk menentukan obat-obat mana saja yang cocok dengan kondisi masyarakat.

“Kementerian Kesehatan terus bekerja sama dengan BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) dan rumah sakit-rumah sakit vertikal untuk melakukan review dan uji klinis dari semua obat-obatan baru,” kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam konferensi pers daring, Senin (4/10/2021).

Ia menambahkan, uji klinis akan dilakukan terhadap obat-obatan Covid-19, baik yang sifatnya monoclonal antibodies maupun obatan-obatan antivirus baru.

“Obat-obatan tersebut sudah kita approach (dekati) pabrikannya dan kita sudah juga merencanakan, untuk beberapa, malah sudah mulai uji klinis dan diharapkan di akhir tahun ini kita sudah bisa mengetahui obat-obat mana yang kira-kira cocok untuk kondisi masyarakat kita,” ungkap Budi.

Baca Juga: Menkes Paparkan Jurus Pemerintah Cegah Klaster Covid-19 di Sekolah Saat Masa PTM

Sebelumnya, seperti dilansir Kompas.com pada Senin (4/10/2021), pil antivirus yang dikembangkan perusahaan obat Amerika Serikat Merck & Co diklaim dapat mengurangi potensi kematian maupun dirawat di rumah sakit bagi orang yang berisiko tertular Covid-19.

Dilansir CNA, Merck dan mitranya, Ridgeback Biotherapeutics, berencana untuk memperoleh otorisasi penggunaan darurat AS untuk molnupiravir.

Jika mendapatkan otorisasi, pil tersebut akan menjadi obat antivirus oral pertama untuk Covid-19.

“Antivirus oral yang dapat memengaruhi risiko rawat inap hingga tingkat seperti itu akan mengubah permainan,” ujar Amesh Adalja, ilmuan senior di Pusat Keamanan Kesehatan Johns Hopkins.

Pilihan pengobatan saat ini yang biasanya diberikan untuk pasien Covid-19, termasuk remdesivir antivirus Gilead Sciences dan deksametason steroid generik.

Penulis : Edy A. Putra | Editor : Hariyanto Kurniawan

Sumber : Kompas TV/Kompas.com



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
05:55
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19