Kompas TV regional kriminal

Polisi Tetapkan Lima Tersangka dalam Bentrokan Dua Ormas di Cianjur yang Tewaskan Satu Orang

Selasa, 28 September 2021 | 17:58 WIB
polisi-tetapkan-lima-tersangka-dalam-bentrokan-dua-ormas-di-cianjur-yang-tewaskan-satu-orang
Lima anggota ormas BPPKB ditetapkan sebagai tersangka dalam bentrokan dua ormas di Perbatasan Cianjur-Sukabumi, Jawa Barat, yang menyebabkan anggota ormas Pemuda Pancasila tewas. (Sumber: Kompas TV)

CIANJUR, KOMPAS.TV - Lima anggota ormas BPPKB ditetapkan sebagai tersangka dalam bentrokan dua ormas di Perbatasan Cianjur-Sukabumi, Jawa Barat, yang menyebabkan satu anggota ormas Pemuda Pancasila tewas.

Menurut Kepala Polres Cianjur AKBP Doni Hermawan, pihaknya masih memburu dua orang tersangka lainnya. Dari sebelumnya berjumlah empat, kini bertambah menjadi lima tersangka.

"Tersangka kasus bentrokan antar kedua ormas di Jalan Raya Cianjur-Sukabumi, tepatnya di Kecamatan Gekbrong, bertambah dari empat menjadi lima orang," kata Doni, Selasa (28/9/2021).

Lebih lanjut, Kapolres Cianjur menyebut kelima tersangka yang sudah ditetapkan masing-masing memiliki peran yang berbeda.

Empat orang diketahui membacok korban, sementara tersangka lain memukuli korban mengunakan tangan kosong dan mengunakan bambu.

Sebelumnya, polisi telah meminta keterangan dari tujuh orang saksi dan akhirnya menetapkan lima orang sebagai tersangka dan dua orang masih dikejar.

Petugas sudah menyita sejumlah barang bukti mulai dari senjata tajam hingga bambu yang digunakan menghabisi nyawa korban.

Baca Juga: Satu Orang Tewas dalam Bentrok Ormas di Perbatasan Cianjur-Sukabumi

"Jasad korban sudah diotopsi dan tinggal menunggu hasilnya. Bahkan setelah otopsi, jasad korban sudah dimakamkan keluarga di Sukabumi. Untuk penyelidikan lebih lanjut, kami berkoordinasi dengan Polres Sukabumi," kata Doni.

Lima tersangka tersebut, kata Doni, kini dijerat dengan pasal 170 ayat 2 KUHP dengan ancaman 12 tahun penjara, dan pasal 351 ayat 2 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara serta pasal 2 ayat 1 Undang-undang darurat dengan ancaman kurangan selama 10 tahun.

Perlu diketahui, dua ormas di Kabupaten Cianjur Jawa Barat itu terlibat aksi saling serang. Masing-masing kubu menggunakan senjata tajam dan kayu untuk saling menakuti.

Bahkan salah satu markas ormas, terbakar.

Menurut Kapolres Cianjur, bentrokan antar dua ormas di Cianjur tersebut adalah buntut dari bentrokan antar dua ormas yang sama di Sumedang.

Penulis : Nurul Fitriana | Editor : Edy A. Putra

Sumber : Kompas TV/Antara


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
00:22
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19