Kompas TV regional berita daerah

Keluarga Manusia Silver Diundang Wakapolrestabes

Selasa, 28 September 2021 | 11:02 WIB

SEMARANG, KOMPAS.TV - Wakapolrestabes Semarang mengundang keluarga pensiunan polisi yang menjadi manusia silver untuk meminta klarifikasi terkait kondisi keluarga.

Pada Senin (27/9/2021) siang, keluarga pensiunan polisi yang menjadi manusia silver yakni anak tertua dan calon istri dari pensiunan polisi tersebut mendatangi Polrestabes Semarang, memenuhi undangan dari Wakapolrestabes Semarang. Keluarga beserta pensiunan polisi yang menjadi manusia silver diberi pengarahan agar tidak melakukan kegiatan serupa di kemudian hari. Pensiunan polisi Agus Dartono mengaku nekat menjadi manusia silver karena kesulitan ekonomi dan tidak memiliki penghasilan.

Wakapolrestabes Semarang, AKBP Iga Dwi Perbawa Nugraha menyatakan, akan memberikan fasilitas kepada pensiunan polisi yang menjadi manusia silver yakni dengan memberi pekerjaan. Pasalnya usai seorang anggota Polri sudah purna tugas, masih ada organisasi yang bisa memfasilitasi pensiunan Polri untuk memperoleh kegiatan usaha di masa tuanya.

"Uang pensiun ada, cuma kemungkinan setelah hasil pengumpulan keterangan dari yang bersangkutan, anak-anaknya yang masih ada di Semarang, ya memang beliau tipe orang tua yang bertanggungjawab. Artinya, dana pensiun yang dia punya juga tetep dia bagikan ke anak-anaknya empat orang itu, tiga sudah berkeluarga, tapi kebutuhan anak-anaknya masih tetap beliau kasih terutama untuk yang bungsu karena masih kuliah. Sehingga ya memang untuk kebutuhan pribadinya justru beliau yang keteter, itulah yang akhirnya membuat beliau berusaha cari uang dengan menjadi manusia silver" kata AKBP Iga Dwi Perbawa Nugraha, Wakapolrestabes Semarang.

Adanya bantuan dari berbagai pihak untuk meringankan beban ekonomi pensiunan Polisi Agus Dartono yang menjadi manusia silver, diharapkan Agus tidak lagi melumuri badannya dengan cat berwarna perak untuk mendapatkan uang.

#kotasemarang #manusiasilver #polri

Penulis : KompasTV Jateng

Sumber : Kompas TV Jateng


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
08:31
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19