Kompas TV religi beranda islami

Kisah Makam Keramat Dikunjungi Ribuan Orang, Ternyata Isinya Keledai Belaka

Senin, 27 September 2021 | 15:20 WIB
kisah-makam-keramat-dikunjungi-ribuan-orang-ternyata-isinya-keledai-belaka
Ilustrasi seekor keledai dalam gurun, dalam cerita Mullah Nasrudin ia sering dijadikan lelucon (Sumber: jacmac34/pixabay)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Biasanya ketika ada sebuah makam keramat yang dikunjungi banyak orang, hal itu disebabkan karena di tempat itu dikuburkan seorang yang alim maupun pembesar. Tapi tidak untuk makam satu ini.

Di dalam makam keramat ini ternyata yang dikubur bukanlah manusia, melainkan seekor keledai.

Ya, anda tidak salah baca. Seekor keledai. Lebih tepatnya seekor keledai dari seorang Mullah Nasrudin Hoja. Bagaimana ceritanya?

Dalam buku Shalat Jumat di Hari Kamis: 101 Jenaka Nasrudin Hoja karya Muhibin diceritakan kisah unik ini tentang bagaimana orang-orang sebanyak itu berduyun-duyun mengunjungi makam keramat itu. Urusannya bisa macam-macam, mulai dari minta sesuatu hingga penarasan saja.

Suatu ketika, keledai yang sangat disukai Nasrudin mati. Ia sangat sedih, lalu menguburkannya di jalanan kota sebelah.

Baca Juga: Cara Unik Mengajari Kuda Membaca

Usai mengubur, Nasrudin terpekur di depan kuburan itu. Ia mendoakannya dan tampak begitu begitu bersedih. Ia duduk di pusara itu, meratapi keledai kesukaanya, sampai lama.  

Ketika duduk itu, ada rombongan yang sedang lewat dan melihat Nasrudin di depan pusara. Orang-orang itu berpikir, pasti yang di kuburan tersebut orang suci, seorang Mullah Nasrudin Hoja—yang terkenal sebagai pinter—sampai sebegitunya meratapi kepergian orang di kuburan itu.

Singkat cerita, rombongan itu berhenti dan ikut berdoa macam-macam di depan kuburan itu. Nasrudin pun pun menjelaskan, ini bukan kuburan siapa-siapa tapi seekor keledai belaka. Tapi, mereka tidak percaya.

Masak Nasrudin segitunya pada keledai? Pasti ia hanya ingin mendapatkan keuntungan dari makam itu sendirian saja. Nasrudin pun menyerah meyakinkan rombongan itu, ia pulang.  

Penulis : Dedik Priyanto | Editor : Desy Afrianti

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
15:22
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19