Kompas TV nasional politik

Kembali Berkonflik, AD/ART Partai Demokrat Digugat

Senin, 27 September 2021 | 10:28 WIB

KOMPAS.TV - Konflik kembali muncul di tubuh Partai Demokrat. Empat mantan kader Partai Demokrat yang menjadi bagian dari kubu KLB Deli Serdang, menggungat anggaran dasar dan anggaran rumah tangga partai ke Mahkamah Agung.

Mereka mengajukan uji materi terhadap AD/ART partai tahun 2020 atau era Agus Harimurti Yudhoyono. Salah satu yang aturan yang disorot adalah terkait kewenangan majelis tinggi yang begitu besar di tubuh partai. Dalam gugatan tersebut, Yusril Ihza Mahendra dipilih menjadi kuasa hukum.

Namun uji materi direspon sinis oleh Partai Demokrat. Kepala Badan Komunikasi Strategis Demokrat, Herzaky Mahendra Putra, bahkan menyebut kuasa hukum eks-kader Demokrat, Yusril Ihza Mahendra, berada satu barisan dengan begal demokrasi. Demokrat juga menekankan akan segera mengambil langkah hukum atas gugatan itu.

Pernyataan tersebut ditanggapi pula oleh Yusril. Menurutnya, para politisi demokrat seharusnya dewasa menyikapi gugatan AD/ART itu. Dia menekankan, dinamika biasa terjadi dalam dunia politik. Yusril juga menyayangkan serangan pribadi kepadanya. Konflik di tubuh Demokrat memang berulang terjadi.

Baca Juga: Gugat AD/ART Demokrat , Yusril: Jangan Serang Pribadi!

Pada Maret lalu, sejumlah kader dan mantan kader Partai Demokrat menggelar kongres luar biasa di Sibolangit, Sumatera Utara. Dalam KLB itu, Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko, didapuk menjadi Ketua Umum Partai.

Namun langkah Demokrat versi KLB Deli Serdang ini harus terhenti saat Kementerian Hukum dan HAM menolak mengesahkan kepengurusan partai hasil KLB itu.

Gugatan kemudian berlanjut ke Pengadilan Tata Usaha Negara. Namun belum sempat bersidang, gugatan kemudian dicabut. Gugatan terhenti namun konflik kembali terjadi.

Pada 11 September lalu, pengurus Partai Demokrat yang dipimpin oleh Ketua DPD Partai Demokrat Banten, Iti Jayabaya, menggeruduk acara ulang tahun Partai Demokrat ke 20 yang digelar Kubu Deli Serdang pimpinan Moeldoko di sebuah hotel di Tangerang. Acara pun kemudian dibubarkan polisi karena dinilai berpotensi menimbulkan kegaduhan.

Penulis : Luthfan

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
10:04
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19