Kompas TV regional peristiwa

Teror KKB Masih Intai Kiwirok, Puluhan Warga Dievakuasi ke Oksibil di Pegunungan Bintang

Sabtu, 25 September 2021 | 09:19 WIB
teror-kkb-masih-intai-kiwirok-puluhan-warga-dievakuasi-ke-oksibil-di-pegunungan-bintang
Sebuah helikopter TNI mengevakuasi para tenaga kesehatan (nakes) yang menjadi korban penyerangan KKB di Papua. (Sumber: Dok. Pendam Cenderawasih via Kompas.com)

PAPUA, KOMPAS.TV - Pengamanan di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua terus dilakukan usai serangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah itu beberapa waktu lalu.

Sejumlah warga dievakuasi ke tempat aman di sekitaran Kabupaten Pegunungan Bintang.

Terbaru, dilaporkan sebelas warga yang berhasil dievakuasi dari Distrik Kiwirok ke Distrik Oksibil pada Sabtu (25/9/2021).

Evakuasi tersebut menggunakan pesawat yang terbang pada pagi hari, dan tiba di Distrik Oksibil sekitar pukul 09.00 WIT.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Papua Kombes Pol Faizal Rahmadani mengatakan, di antara sebelas warga sipil yang dievakuasi dari Kiwirok ada tiga anak.

Hingga saat ini, kata dia, timnya masih terus mendata dan memeriksa kesehatan warga yang dievakuasi dari Kiwirok, tempat KKB melakukan penyerangan, penganiayaan, pembakaran fasilitas umum, dan aksi teror lainnya.

Faizal menambahkan, bahwa kemungkinan masih ada warga yang akan dievakuasi namun dia belum bisa memberikan informasi terperinci mengenai hal itu.

"Saya sudah balik ke Jayapura dan proses evakuasi dikendalikan Kapolres Pegunungan Bintang," katanya dilansir dari ANTARA, Sabtu.

Baca Juga: Satu Nakes Hilang di Kiwirok Dikabarkan Berada di Markas Kelompok Teroris di Papua

Pada keterangan lain, Kepala Kepolisian Resor Pegunungan Bintang AKBP Cahyo Sukarnito mengatakan, masih ada beberapa warga yang akan dievakuasi dari Kiwirok.

Penulis : Hedi Basri | Editor : Edy A. Putra

Sumber : Antara


BERITA LAINNYA


Sosial

Level PPKM Turun, Masih Perlu 3T?

Kamis, 21 Oktober 2021 | 22:34 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
22:52
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19