Kompas TV internasional kompas dunia

Menyamar sebagai Pengacara, Dua Anggota Geng Tembak Tersangka di Ruang Sidang Pengadilan India

Sabtu, 25 September 2021 | 05:35 WIB
menyamar-sebagai-pengacara-dua-anggota-geng-tembak-tersangka-di-ruang-sidang-pengadilan-india
Seorang petugas keamanan tampak berdiri di sebuah gedung pengadilan di New Delhi, India. Dua lelaki yang menyamar sebagai pengacara menembak seorang tersangka yang akan disidang di New Delhi, India, Jumat (24/9/2021). (Sumber: Money Sharma/AFP)

NEW DELHI, KOMPAS.TV – Dua lelaki berpakaian seperti pengacara memasuki sebuah gedung pengadilan di Delhi, India dan membunuh tersangka yang akan disidang, Jumat (24/9/2021).

Kedua penyerang, juga tersangka yang sedianya akan disidang, tewas terbunuh.

Melansir Deutsche Welle, kedua lelaki yang menyamar layaknya pengacara berjubah hitam itu masuk ke ruang sidang di pengadilan di barat-laut Delhi dan menembak Jitendra Gogi (30), seorang tersangka pembunuh dan pemeras yang akan disidang.

Penembakan dilakukan saat Gogi masuk ke ruang sidang.

Baca Juga: Hindari Taliban, Pasukan Khusus Inggris SAS Memakai Burqa dan Menyamar sebagai Perempuan

Polisi setempat yang mengawal Gogi segera bertindak dan menembak mati kedua penyerang.

Komisaris Polisi New Delhi Rakesh Asthana mengatakan, para penyerang Gogi diyakini merupakan geng kriminal saingan.

Tidak diketahui bagaimana keduanya berhasil menyelundupkan senjata ke gedung pengadilan.

Seorang saksi mata, pengacara Satyanarayan yang berada di gedung pengadilan saat penembakan terjadi, menceritakan, para penyerang menunggu kedatangan Gogi untuk beraksi.

Baca Juga: Pembunuhan Presiden Haiti Diduga Dilakukan Tentara Bayaran yang Menyamar Agen DEA

Penulis : Vyara Lestari | Editor : Hariyanto Kurniawan

Sumber : Deutsche Welle


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
06:53
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19