Kompas TV regional berita daerah

Ratusan KK di Tegal Tak Bisa Terima Bansos, Apa Sebabnya?

Senin, 20 September 2021 | 10:30 WIB

TEGAL, KOMPAS.TV - Ratusan Kepala Keluarga (KK) di Kota Tegal,tidak mendapatkan bantuan sosial berupa beras karena belum divaksin. Pemerintah Kota Tegal mensyaratkan sertifikat vaksin untuk pelayanan administrasi publik termasuk penerima bansos.

 

Hal ini menimpa  243 KK di Kelurahan Debong Kidul Kecamatan Tegal Selatan, Kota Tegal. Hingga kini mereka belum mendapatkan bantuan sosial berupa 20 kilogram beras jenis premium. Pasalnya ratusan KK ini  tidak bisa menunjukan sertifikat vaksinasi covid 19 saat pembagian beras di kantor kelurahan setempat.

 

Pihak Kelurahan menolak memberikan bansos karena  suwarsih tidak bisa menunjukan sertifikat vaksin. Suwarsih mengaku memiliki penyakit penyerta sehingga tidak bisa divaksin. Ia berharap bantuan beras segera dibagikan tanpa syarat seperti di daerah lain

 

Sementara itu kepala kelurahan Debong Kidul, Erni, mengatakan,pihaknya tidak bisa membagikan beras kepada 243 kepala keluarga karena warga belum divaksin.Hal tersebut sesuai surat edaran walikota Tegal tentang persyaratan pelayanan di kecamatan dan kelurahan 

 

“KAMI juga telah berkoordinasi dengan Kepala Dinas Sosial agar pembagian bantuan beras ditunda bagi warga yang belum divaksin atau warga yang menolak vaksin,” ujar Erni.

Hal ini bisa menjadi masalah, karena sebelumnya Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo telah mengingatkan kepada kepala daerah agar sertifikat vaksin tidak menjadi syarat layanan publik termasuk penerima bansos.

 

Kelurahan SedongKidul mendapatkan alokasi bantuan beras sebanyak 1323 kantung. sedang yang sudah disalurkan mencapai 957 kantung. Sebanyak 243 kepala keluarga belum menerima bantuan beras karena belum divaksin atau menolak vaksin dan 123 kepala keluarga lainnya karena pindah domisili dan meninggal dunia.

Penulis : KompasTV Pekalongan

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
09:47
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19