Kompas TV internasional kompas dunia

Potong Rambut Anak Tanpa Izin, Sang Ayah Gugat Sekolah Rp14 Miliar

Minggu, 19 September 2021 | 20:32 WIB
potong-rambut-anak-tanpa-izin-sang-ayah-gugat-sekolah-rp14-miliar
Ilustrasi potong rambut. (Sumber: https://www.maxpixel.net/photo-3572052)

LANSING, KOMPAS.TV - Sekolah Dasar Ganiard di Mount Pleasant, Michigan, Amerika Serikat dituntut sebesar 1 juta dolar AS atau sekitar Rp14,2 miliar. Penuntutan itu dilakukan oleh orang tua anak setelah rambut putri mereka dipotong tanpa izin.

Jimmy Hoffmeyer, orang tua putri tersebut, mengatakan hak konstitusional putrinya yang memiliki ras campuran telah dilanggar akibat kejadian itu. Jimmy juga menarik putrinya dari sekolah dasar tersebut.

Kepada Associated Press April lalu, Jimmy Hoffmeyer menceritakan sebagian besar rambut di satu sisi kepala putrinya Jurnee suatu hari sudah tercukur ketika pulang ke rumah.

Baca Juga: Perjalanan 2 Tahun Gugatan Polusi Udara di Jakarta hingga Presiden Jokowi Divonis Bersalah

Hoffmeyer mengungkapkan kala itu rambut keriting Jurnee dipotong teman sekelasnya ketika di dalam bus sekolah.

Selang dua hari kemudian Jurnee pulang dengan rambut di sisi lain kepalanya telah dicukur.

Dikutip dari Kompas.com, Minggu (19/09/2021), sebelumnya Jurnee telah dibawa ke penata rambut agar perbedaan panjang pada rambutnya bisa disamarkan.

Jurnee mengungkapkan seorang gurulah yang memotong rambutnya itu untuk meratakannya.

"Guru memotong rambutnya untuk meratakannya," ujarnya.

Penyelidikan oleh distrik sekolah yang dilakukan Juli lalu menyimpulkan guru perempuan tersebut telah melanggar kebijakan sekolah, tetapi tak bertindak dengan bias rasial.

Penulis : Danang Suryo | Editor : Hariyanto Kurniawan

Sumber : Kompas.com


BERITA LAINNYA


Berita Daerah

3 Daerah Terdampak Banjir Bengkulu

Rabu, 20 Oktober 2021 | 19:50 WIB
Hukum

OJK: Utang Pinjol Ilegal Tak Perlu Dibayar!

Rabu, 20 Oktober 2021 | 19:35 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
20:06
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19