Kompas TV nasional kesehatan

Catat, Ini Efikasi dan Efek Samping 9 Vaksin Covid-19 di Indonesia

Sabtu, 18 September 2021 | 17:41 WIB
catat-ini-efikasi-dan-efek-samping-9-vaksin-covid-19-di-indonesia
ILUSTRASI: Vaksin Covid-19 Janssen yang diproduksi Johnson & Johnson. (Sumber: Shutterstock via Kompas.com)

YOGYAKARTA, KOMPAS.TV – Hingga saat ini Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah mengizinkan penggunaan darurat atau emergency use authorization untuk sembilan jenis vaksin Covid-19.

Kesembilan jenis vaksin tersebut adalah Sinovac, AstraZeneca, Bio Farma, Sinopharm, Pfizer, Sputnik-V, Convidecia, Moderna, dan Johnson & Johnson.

Masing-masing vaksin memiliki tingkat efikasi dan kejadian ikutan pascaimunisasi (KIPI) yang berbeda. Berikut efikasi dan KIPI tiap vaksin, melansir Kompas.com:

Baca Juga: Percepatan Program Vaksinasi Covid-19 Sejumlah Daerah di Indonesia

1. Vaksin CoronaVac (Sinovac)

Vaksin Sinovac merupakan yang pertama kali mendapat izin penggunaan darurat dari BPOM. Kepala Badan POM Penny K Lukito menjelaskan, berdasarkan uji klinik, efikasi vaksin CoronaVac di Turki 91,25%, di Brazil 78%, dan di Bandung sebesar 65,3%.

Setelah 14 hari penyuntikan, jumlah subjek yang memiliki antibodi untuk melawan virus sebesar 99,74%, dan menjadi 99,23% setelah 3 bulan.

KIPI yang dilaporkan akibat vaksin bersifat ringan, berupa nyeri, iritasi dan sedang berupa pembengkakan sistemik, nyeri otot, demam dan gangguan sakit kepala.

2. Vaksin Bio Farma

Melansir laman Antaranews, 4 Juli 2021, cara penggunaan vaksin dari Bio Farma ini dengan menyuntikkan ke dalam otot lengan atas (intramuskular) sebanyak 0,5 ml dalam dua dosis untuk orang dewasa berusia 18-59 tahun.

Penulis : Kurniawan Eka Mulyana | Editor : Hariyanto Kurniawan

Sumber : Kompas.com


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
17:41
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19