Kompas TV nasional peristiwa

Bakamla RI Jelaskan Situasi Saat Ini di Laut Natuna Utara

Sabtu, 18 September 2021 | 15:43 WIB
bakamla-ri-jelaskan-situasi-saat-ini-di-laut-natuna-utara
Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Aan Kurnia. (Sumber: Kompas TV)

JAKARTA, KOMPAS.TV – Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI mengklarifikasi pernyataan terkait adanya ribuan kapal asing di Laut Natuna Utara (LNU). Bakamla menyatakan yang dimaksud “ribuan kapal” bukanlah jumlah kapal yang berada di LNU dalam jangka waktu berdekatan.

Klarifikasi ini disampaikan Kepala Bagian Humas dan Protokol Bakamla RI Kolonel Bakamla Wisnu Pramandita, Sabtu (18/9/2021). 

Wisnu menyatakan memang banyak kapal lasing melintas di wilayah LNU. Hal ini terkait juga dengan letak geografis wilayah tersebut.

Baca Juga: Kecam Bakamla Akibat Penyataan Ribuan Kapal Asing di Laut Natuna Utara, Pengamat: Enggak Masuk Akal

“Karena, wilayah tersebut merupakan pintu masuk dari dan keluar lalu lintas kapal yag melalui Selat Sunda dan Selat Malaka,” paparnya.

Menyangkut pernyataan “ribuan kapal” yang disampaikan Sestama Bakamla Laksda Irawan, menurut Wisnu, ungkapan itu bermakna umum. Artinya “ribuan kapal” memang pernah melintas, namun bukan dalam waktu bersamaan atau dalam waktu berdekatan.

Selain itu, kata Wisnu, pernyataan tersebut juga bukan hanya merujuk ke LNU, melainkan juga ke wilayah Laut China Selatan.

Baca Juga: Panglima Koarmada I Bantah Kabar Ribuan Kapal Asing Melintasi Laut Natuna Utara

“Laut Natuna Utara kan berbatasan langsung dengan Laut China Selatan” tegas Wisnu.

Wisnu juga mengungkapkan bahwa Bakamla telah mengajukan rekomendasi kebijakan dan strategi kepada Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Kemenkopolhukam) terkait situasi di perbatasan termasuk di Laut China Selatan.

Penulis : Vidi Batlolone | Editor : Edy A. Putra

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Satpol PP Bongkar 33 Bangunan Liar

Selasa, 19 Oktober 2021 | 07:14 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
08:24
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19