Kompas TV entertainment selebriti

Dituding Gelapkan Dana Umrah, Ini Klarifikasi Pihak Taqy Malik

Jumat, 17 September 2021 | 16:05 WIB
dituding-gelapkan-dana-umrah-ini-klarifikasi-pihak-taqy-malik
Taqy Malik (Sumber: Instagram.com/@taqy_malik)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Beberapa waktu lalu, Taqy Malik dituding menggelapkan dana umrah. Taqy Malik akhirnya memberi tanggapan setelah travel umrah miliknya diduga menggelapkan uang calon jemaah.

Lewat akun Instagram, Direktur Operasional Taqychan Travel, Wisnu Wibowo mengatakan bahwa pihak Taqy Malik sudah mengembalikan 100 persen dana umrah yang diminta pada calon jemaah.

"Alhamdulillah seluruh jamaah yang meminta refund 100% dananya sudah dikembalikan. Sisanya ada beberapa jamaah yang kami tunggu responsnya untuk permintaan refundnya," jelasnya dalam Instagram miliknya.

Baca Juga: Biodata Taqy Malik, Selebgram yang Dituding Gelapkan Dana Travel Umrah

Dalam penuturannya, Taqychan Travel juga menyebut bahwa Taqy Malik tidak terlibat secara langsung soal operasional di travel umrah tersebut.

"Kondisi ini kami sebagai direksi segara dilaporkan kepada Mas Taqy Malik sebagai komisaris, jadi beliau sebagai Komisaris tidak terlibat secara langsung operasional travel," jelasnya lagi.

Meski Taqy Malik tidak terlibat secara operasional, pihak travel Taqy Malik mengaku mengembalikan uang jemaah memakai duit pribadi Taqy Malik. 

Hal ini disebabkan Taqy Malik merasa bertanggung jawab dan akhirnya membantu proses pengembalian dana atau refund uang para jemaah dengan uang pribadinya.

"Namun karena beliau merasa bertanggung jawab maka pengembalian sebagian dana jamaah menggunakan dana dari kantong pribadi beliau," jelasnya.

Melihat penjelasan pihak travel, netizen sontak ramai membanjiri kolom komentar Taqychan Travel. Banyak calon jamaah yang mengatakan uangnya memang sudah kembali lagi.

Penulis : Dian Septina | Editor : Fadhilah

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
11:03
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19