Kompas TV internasional kompas dunia

Pentagon: Rudal Korea Utara Melanggar Resolusi PBB

Kamis, 16 September 2021 | 05:39 WIB
pentagon-rudal-korea-utara-melanggar-resolusi-pbb
Juru Bicara Pentagon John Kirby. (Sumber: Associated Press)

Penulis : Tussie Ayu | Editor : Iman Firdaus

WASHINGTON, KOMPAS.TV - Pentagon menyorot rudal yang ditembakkan Korea Utara pada Rabu (15/4/2021). Mereka mengatakan rudal balistik jarak pendek itu merupakan pelanggaran terhadap beberapa resolusi Dewan Keamanan PBB.

Rudal itu terbang sejauh 800 kilometer sebelum mendarat di laut di dalam zona ekonomi eksklusif Jepang. Kejadian ini dianggap mengkhawatirkan, meskipun rudal itu tidak mencapai perairan teritorial Jepang. Terakhir kali rudal Korea Utara mendarat di dalam zona itu adalah pada Oktober 2019.

Baca Juga: Korea Utara Klaim Rudal Capai Target Sejauh 1.000 Kilometer

“Seperti yang mungkin Anda lihat tadi malam, Korea Utara menembakkan dua rudal jarak pendek ke Laut Jepang. Peluncuran ini melanggar beberapa resolusi Dewan Keamanan PBB. Dan kegiatan ini menyoroti dampak destabilisasi Korea Utara dalam program senjata terlarang ini," ujar Juru Bicara Pentagon John Kirby, seperti dikutip dari The Associated Press.

Kirby juga mengatakan meskipun dengan adanya kejadian ini, namun komitmen Amerika Serikat untuk pertahanan Republik Korea dan Jepang tetap kuat.

Baca Juga: 11 Uji Coba Peluncuran Rudal oleh Korea Utara Sejak 2019

Peluncuran itu dilakukan dua hari setelah Korea Utara mengatakan pihaknya menembakkan rudal jelajah yang baru dikembangkan. Uji coba rudal ini merupakan pertama kalinya dilakukan Korea Utara dalam enam bulan terakhir.

Korea Utara mengatakan pada hari Senin bahwa mereka menguji rudal jelajah yang baru dikembangkan. Pengujian ini dilakukan sebanyak dua kali selama akhir pekan lalu. Media pemerintah Korea Utara menggambarkan rudal itu sebagai “senjata strategis yang sangat penting”.

Banyak ahli mengatakan uji coba Korea Utara menunjukkan bahwa mereka tengah mendorong untuk meningkatkan persenjataan di tengah kebuntuan dalam diplomasi nuklir antara Korea Utara dan Amerika Serikat (AS).

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
04:35
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19