Kompas TV nasional update

Empat Hal yang Perlu Diperhatikan untuk Bisa Naik KRL Mulai Hari Ini

Sabtu, 11 September 2021 | 13:15 WIB
empat-hal-yang-perlu-diperhatikan-untuk-bisa-naik-krl-mulai-hari-ini
Ilustrasi penumpang KRL. (Sumber: Kompastv/Ant)

JAKARTA, KOMPAS.TV - PT KAI Commuter tak lagi menggunakan Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) atau surat keterangan lainnya sebagai syarat bagi penumpang KRL mulai hari ini, Sabtu (11/9/2021).

Sebagai gantinya, para calon penumpang diminta untuk menujukkan sertifikat vaksin Covid-19 kepada petugas di stasiun keberangkatan agar tetap bisa menggunakan KRL.

Sebetulnya, pemberlakuan sertifikat vaksin Covid-19 sebagai syarat naik KRL sudah dimulai sejak Rabu (8/9/2021) lalu dengan masa peralihan untuk sosialisasi hingga Jumat (10/9/2021).

Supaya lebih paham dengan kebijakan terbaru dari PT KAI Commuter tersebut, berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum naik KRL.

Baca Juga: Anak 12 Tahun Sudah Boleh Naik KRL, Tapi Ini Syaratnya…

1. Cara menunjukkan sertifikat vaksin

Berdasarkan keterangan tertulis dari VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba, pengguna KRL wajib memperlihatkan sertifikat vaksin Covid-19 kepada petugas di stasiun.

Sertifikat vaksin dapat diperlihatkan kepada petugas melalui aplikasi PeduliLindungi, secara fisik (dicetak), atau secara digital dalam bentuk file foto.

Selain itu, petugas juga akan meminta calon penumpang KRL menunjukkan KTP atau identitas lainnya, guna dicocokkan dengan sertifikat vaksin.

Perlu diingat pula, sertifikat vaksin yang dapat digunakan sebagai syarat naik KRL adalah sekurang-sekurangnya sertifikat vaksin dosis pertama.

Penulis : Aryo Sumbogo | Editor : Edy A. Putra

Sumber : PT KAI Commuter


BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Dinas Sosial Dirikan Dapur Umum

Senin, 25 Oktober 2021 | 14:10 WIB
Berita Daerah

Syarat Masuk Bali Wajib Tes PCR

Senin, 25 Oktober 2021 | 14:02 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
14:24
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19