Kompas TV kolom opini

Perjalanan Penuh Syukur Selama 1 Dekade KompasTV

Kamis, 9 September 2021 | 07:36 WIB
perjalanan-penuh-syukur-selama-1-dekade-kompastv
Satu Dekade KompasTV (Sumber: KompasTV)

Oleh: Rosianna Silalahi, Pemimpin Redaksi KompasTV

JAKARTA, KOMPAS.TV - Saya ingin memulai tulisan ini dengan ucapan terimakasih. Terimakasih kepada seluruh masyarakat Indonesia yang setia menjadi pemirsa KompasTV.

Perjalanan 1 dekade KompasTV mungkin belumlah terlalu lama, apalagi KompasTV baru mengukuhkan dirinya sebagai TV Berita Nasional sejak tahun 2016. Mengutip kalimat Wakil Presiden Jusuf Kalla saat itu, saat ia hadir dalam peluncuran KompasTV sebagai televisi berita, Pak JK mengatakan: “KompasTV telah kembali ke khitohnya”. Pernyataan Pak JK, demikian beliau dipanggil, ada benarnya.

Nama Kompas adalah nama pemberian Presiden Soekarno menandai kelahiran harian Kompas di tahun 1965. Nama Kompas menjadi sebuah nama yang luhur sebagai penunjuk arah bangsa. Dan KompasTV memiliki kewajiban dan komitmen merawat marwah nama itu.

Di tengah gempuran informasi di dunia media sosial dan begitu mudahnya publik mendapatkan informasi, terutama berita bohong atau hoax, sering ada pertanyaan dan kegelisahan di hati kami, mengapa kami harus ada? Kegelisahan ini bukan sebuah tanda kekalahan. Pertanyaan ini adalah sebuah energi setiap hari untuk menjadikan kami tetap relevan bagi Anda dan lebih khas lagi : jadi teman terpercaya.

Karena Anda akan mendengar teman yang dapat dipercaya.

Kami memahami bahwa kepercayaan Anda semua adalah modal bagi kami untuk bergerak maju, bekerja sekuat tenaga menjadi teman yang dapat dipercaya untuk mendapatkan informasi yang cepat, akurat, independen tanpa bias politik dan kepentingan. Without favor or fear

Kami menyadari bahwa cara setiap orang mendapatkan informasi tidaklah sama, apalagi dengan dunia digital yang bergerak cepat. Kami telah bersiap dengan perubahan jaman. Untuk itu, KompasTV mengucapkan terimakasih kepada masyarakat Indonesia yang menjadi subscribers Youtube Kompas.tv. Menandai 1 Dekade KompasTV, Youtube KompasTV telah melampaui 10 juta subscriber atau terbanyak di antara televisi berita nasional Indonesia. Sebuah pencapaian yang kami peroleh karena kepercayaan Anda. 

Kami juga menyiapkan diri untuk melengkapi informasi yang dapat Anda percaya melalui website kami: www.kompas.tv.

Ini adalah ikhtiar kami untuk selalu menjadi  teman yang dapat dipercaya mendapatkan informasi dalam  bentuk tulisan maupun video. Kami percaya: jurnalisme yang baik akan selalu akan selalu ada, ia hanya berubah dan beradaptasi dalam bentuk. Bukan dalam kualitas.

Penulis : Zaki Amrullah

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
08:13
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19