Kompas TV nasional kriminal

Meski Tak Terpublikasi, Red Notice Harun Masiku Telah Direspon Sejumlah Negara Anggota Interpol

Kamis, 12 Agustus 2021 | 12:13 WIB
meski-tak-terpublikasi-red-notice-harun-masiku-telah-direspon-sejumlah-negara-anggota-interpol
ODP Harun Masiku (Sumber: Tribunnews.com)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Sejumlah negara anggota International Criminal Police Organization (Interpol) telah menerima dan merespon penerbitan red notice Harun Masiku.

Termasuk negara-negara di kawasan ASEAN dan Asia Pasifik, sebagaimana yang disampaikan Sekretaris National Central Bureau (NCB) Divisi Hubungan Internasional Polri, Brigjen Pol Amur Chandra.

"Sudah ada beberapa negara yang merespons permintaan kita dan menyatakan bahwa subjek red notice belum ditemukan dalam data perlintasan di negara mereka," kata Amur, dikutip dari Antara, Kamis (12/8/2021).

Meski begitu, Amur enggan menyebutkan secara detail jumlah dan nama-nama negara anggota Interpol yang telah merespons red notice tersebut.

Baca Juga: Interpol Pastikan Pencarian Harun Masiku Tetap Berjalan Meski Profil Tidak Ada di Website

Sebelumnya, Interpol Indonesia telah mengajukan permintaan red notice Harun Masiku ke Markas Besar Interpol di Lyon, Prancis.

Red notice Harun Masiku pun telah terbit sejak sebulan yang lalu tanpa dipublikasikan untuk dilihat secara umum.

Hal tersebut sepakat dilakukan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Polri guna mempercepat proses terbitnya surat pencekalan tingkat internasional tersebut.

Sebagai informasi, kini red notice Harun Masiku telah disebar ke 194 negara anggota Interpol melalui Jaringan Interpol I-24/7 yang bekerja selama 24 jam dalam sehari dan tujuh hari dalam seminggu.

Selain itu, Interpol Indonesia pun telah mengirimkan surat khusus terkait pencarian buronan Harun Masiku ke negara-negara tetangga di kawasan ASEAN dan Asia Pasifik.

Penulis : Aryo Sumbogo | Editor : Gading Persada

Sumber : Kompas TV/Antara



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
03:13
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19