Kompas TV regional berita daerah

Ortu Bayi Kembar Siam Bingung Cari Biaya Operasi 1 Miliar

Rabu, 11 Agustus 2021 | 16:26 WIB

SUKABUMI, KOMPAS.TV - Inilah kedua bayi perempuan bernama Queenetha Zaina dan Queenesha Zahira, yang lahir dalam keadaan kembar siam. Bayi tersebut merupakan anak dari pasangan suami istri bernama Abdul Muslih dan Evi Susanti, warga Perum Permata Indah, Desa Bojong Raharja, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi Jawa Barat. Mereka dilahirkan pada tanggal 28 Juni 2021 lalu melalui operasi sesar di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung .

Kini setiap harinya kedua orang tua bayi tersebut harus memantau anaknya, baik asupan gizi serta kondisi kesehatannya agar tidak sakit dan tetap stabil sebelum menjalani operasi pemisahan. Kondisi  kedua bayi tersebut saat ini dalam keadaan hidup, namun dari salah satu bayi, organ tubuhnya tidak lengkap hanya memiliki satu hati. Sementara jika diberikan susu harus secara pelan karena sering tersendat. Saat ini perawatan kedua bayi tersebut dibantu oleh bidan Desa. .

Meski ada jalan dan cara untuk memisahkan bayi, namun sayangnya, saat ini kedua orang tuanya kebingungan untuk mencari biaya operasi pemisahan anaknya tersebut yang mencapai 1 koma 6 milyar rupiah. Mereka hanya bisa pasrah dengan keadaan, meski Dokter Bedah memberi waktu hingga umur bayi 6 hingga 9 bulan. Mereka merasa mustahil bisa memiliki uang milyaran rupiah, karena mereka hanya bekerja sebagai karyawan swasta, yaitu kurir paket ekspedisi dan buruh pabrik.

Berbagai upaya telah dilakukan untuk mencari biaya operasi anaknya, dengan cara meminta bantuan kepada pemerintah kabupaten sukabumi melalui Aparat Desa setempat. Namun hingga saat ini belum mendapatkan hasil, kini mereka mengharapkan seluruh elemen masyarakat yang dermawan, supaya bisa membantu biaya operasional pemisahan anaknya.
 

Penulis : KompasTV Sukabumi

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
03:35
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19