Kompas TV nasional hukum

Profil dan Harta Irjen Eko Indra, Kapolda Sumsel yang Diperiksa Akibat Sumbangan Keluarga Akidi Tio

Sabtu, 7 Agustus 2021 | 00:06 WIB
profil-dan-harta-irjen-eko-indra-kapolda-sumsel-yang-diperiksa-akibat-sumbangan-keluarga-akidi-tio
Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol Indra Eko Heri penerima sumbangan fiktif Rp2 triliun dari keluarga Akidi Tio. (Sumber: Kolase via TribunSumsel.com)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Mabes Polri sedang memeriksa Kapolda Sumatera Selatan Irjen Eko Indra Heri penerima sumbangan fiktif Rp2 triliun dari keluarga almarhum Akidi Tio.

Irjen Eko diperiksa oleh Irsus, Itwasum Mabes Polri dan Paminal Div Propam Polri untuk mencari tahu kejelasan kasus dana hibah dari almarhum Akidi Tio.

Eko menjadi sorotan sebab pihak keluarga Akidi Tio hendak memberikan sumbangan untuk penanganan Covid-19 padanya secara pribadi.

Namun, Irjen Eko Indra Heri mengusulkan agar penyerahan sumbangan itu berlangsung secara terbuka di Mapolda Sumsel.

Baca Juga: Kapolda Sumsel Akui Tak Hati-Hati Soal Donasi dari Akidi Tio: Ini Kelemahan Saya sebagai Pimpinan

Kemudian, Heryanty, anak Akidi Tio menyerahkan sumbangan secara simbolis pada Senin (26/7/2021) dengan saksi Gubernur Sumsel H Herman Deru, Kepala Dinas Kesehatan Sumsel Dra Lesty Nuraini Apt Kes dan Danrem 044/Gapo, Brigjen TNI Jauhari Agus Suraji.

Hingga Selasa (5/8/2021), sumbangan itu gagal cair karena saldo di rekening Heryanty tidak cukup.

Profil Irjen Eko Indra Heri

Eko Indra Hendri lahir di Palembang, Sumatera Selatan pada 23 November 1964. Ia lulus dari Akademisi Kepolisian pada tahun 1988.

Pada dekade 1990, Eko Indra sempat bertugas di Aceh Timur. Ia pernah bertugas sebagai Kasat Reskrim Aceh Timur.

Penulis : Ahmad Zuhad | Editor : Hariyanto Kurniawan

Sumber : TribunSumsel



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
14:30
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19