Kompas TV regional kesehatan

Menderita Diabetes & Covid-19, Harus Apa? - AYO SEHAT

Senin, 2 Agustus 2021 | 13:35 WIB

KOMPASTV - Berawal dari pola makan yang tidak diperhatikan, kadar gula yang terdapat dari makanan akan masuk ke dalam tubuh tanpa terkontrol, hal ini lah yang sering dialami pada umumnya masyarakat, hingga menyebabkan timbulnya diabetes, bagi sebagian orang.

Pada saat angka covid 19 yang masih tinggi, seperti saat ini, virus korona pada covid 19, dapat menyerang siapa saja, dan mengakibatkan gejala dan tingkat risiko yang berbeda beda.

Melansir dari laman kompas.com, mantan kepala BNPB Dony Monardo meminta anggota keluarga yang memiliki komorbid, untuk dipisahkan dari anggota keluarga yang berusia muda. Pasalanya anggota keluarga berusia muda berpotensi menjadi pembawa virus, sehingga membahayakan anggota keluarga dengan komorbid.

Penderita diabetes memiliki tingkat keterparahan yang tinggi, apabila terpapar covid19. Hal terjadi akibat fluktuasi kadar glukosa dalam darah dan risiko adanya komplikasi diabetes. Di tambah lagi, bagi penderita diabetes, dapat mengalami gejala parah akibat terpapar covid-19, karena sistem kekebalan tubuh yang sudah rusak. Hal in berdampak pada pemulihan berjalan lama, karena sistem kekebalan tubuh yang sulit melawan virus.

Namun perlu ketahui, selain penderita diabestes, terdapat kelompok penyakit penyerta lain yang dapat memperburuk kondisi tubuh, apabila terpapar covid-19 .

Diantaranya adalah, penyakit auto imun seperti lupus, penyakit ginjal, penyakit jantung koroner, hipertensi, tuberkolosis, penyakit paru, penyakit kronis lain, tumot dan kanker dan penyakit lain terkait geriatri.

Lalu , bagaimana penderita dibetes dapat selamat apabila terpapar covid19, dan bagaimana penderita diabetes dapat menghindari dari terpapar covid19. Temukan jawabannya , hanya di Ayo Sehat.

Follow us:

Instagram : @ayosehat_kompastv

Penulis : Anas Surya

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
21:16
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19