Kompas TV klik360 cerita indonesia

Inspiratif!! Modal 200 Ribu, Wanita Ini Mampu Bikin Produk Ekspor, Ini Kuncinya!!!

Minggu, 1 Agustus 2021 | 19:27 WIB

BLITAR, KOMPAS.TV – Seorang Ibu rumah tangga di Blitar, Jawa Timur berhasil tembus pasar ekspor dengan modal awal 200 ribu rupiah.

Delvia Nesvi, adalah pelaku UMKM di Kota Blitar, Jawa Timur. Setiap harinya, ia berkreasi membuat pernak-pernik / manik-manik, bros dll untuk dijual. 

Ia bercerita, usaha yang kini telah menghidupinya, ia rintis dengan modal awal 200 ribu rupiah.

“Mungkin kalau merintis awal dulu sekitar 200 ribu sudah cukup untuk modal awalnya, karena di sini untuk bros itu kreatifitas”, ungkap Delvia saat memberikan keterangan kepada Kompas TV (1/8).

Baca Juga: Inspiratif! Atap Rumah Dijadikan Tempat Budidaya Bibit Anggur, Ada 80 Jenis Bibit Siap Tanam

Ia pun mengatakan, saat pandemi Covid-19, usaha manik-manik yang ia bikin pun terancam gulung tikar.

Meski demikian, ia tak patah arah dan mencoba memutar otak dengan membuat produk-produk yang dibutuhkan masyarakat saat ini.

“Terus sekarang kenapa lebih ke konektor masker, sama stok masker. Karena yang lagi dibutuhkan oleh masyarakat, yang lagi booming sekarang adalah produk itu”, ungkapnya.

Kini, dalam satu bulan, ia mampu mengumpulkan omset hingga 30 juta rupiah. Tentu, hal tak bisa ia dapatkan dengan mudah.

Dengan modal kreativitas, ketelitian serta kerja keras, ia akhirnya bisa sampai pada tahap sekarang.

“Kalau omset sekarang di range 25 – 30 juta per bulan”, tuturnya.

Sementara itu, saat ini produk miliknya telah dipasarkan di seluruh Indonesia. Ia memiliki reseller dan konsumen di seluruh Indonesia.

Tak hanya itu, permintaan pun bahkan datang dari pasar ekspor. 

“Untuk penjualannya kita ada reseller dan customer dari Aceh sampai Irian Jaya. Kalau untuk luar negeri kita ada dari Hong Kong dan Singapura”, pungkasnya.

Delvia adalah salah satu kisah inspiratif bagi masyarakat. Meskipun pandemi Covid-19 melanda Indonesia, bukan berarti hal itu akan mengunci pintu rejeki.

Penulis : Abdur Rahim

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Polisi Kembali Cek TKP Pembunuhan Subang

Minggu, 19 September 2021 | 00:31 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
03:26
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19