Kompas TV nasional politik

Pengadaan Laptop Merah Putih, PKS Minta Nadiem Lebih Transparan

Minggu, 1 Agustus 2021 | 13:02 WIB
pengadaan-laptop-merah-putih-pks-minta-nadiem-lebih-transparan
Anggota Badan Legislasi DPR dari Fraksi PKS Ledia Hanifa. (Sumber: dpr.go.id)

JAKARTA, KOMPAS TV - Sekretaris Fraksi PKS DPR RI Ledia Hanifa Amaliah meminta Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim untuk lebih transparan dalam rencana pengadaan laptop Merah Putih. 

Anggota Komisi X DPR itu mengimbau agar Nadiem berpedoman pada Peraturan Presiden (PERPRES) Nomor 12 Tahun 2021 Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

“Pengadaan barang/jasa jadi domainnya eksekutif. Ada Peraturan Pemerintahnya, termasuk di dalamnya spesifikasi dan harga dan pengadaan semestinya terbuka sistemnya, ada sistem biddingnya secara online kalau enggak salah, jadi mestinya hal-hal kayak harga dan lain-lain sudah selesai di sistem,” kata Ledia dalam keterangan tertulis, Minggu (1/8/2021). 

Baca Juga: Polemik Pengadaan Laptop Harga 10 Juta oleh Kemendikbud Ristek

Ia menyebut, agar pengadaan laptop itu perlu dibahas lebih matang kembali, karena tak dapat dipungkiri kini belum seluruh wilayah Indonesia yang mendapatkan sinyal internet dengan kecepatan maksimal. 

“Apakah laptop itu akan diletakkan di sekolah yang daerahnya bersinyal bagus, listrik sudah ada supaya tidak jadi bangkai saja, sebab ,kalau pengadaan laptop banyak, tapi kalau dikirim ke sekolah yang enggak ada sambungan listriknya gimana bisa dipakai?” ujarnya. 

Menurut dia, sebelum melakukan pengadaan laptop Merah Putih tersebut, sebaiknya dipersiapkan infrastruktur teknologinya terlebih dahulu. 

“Pemerintah harus menggerakan elektrifikasi sampai ke pelosok dan memastikan internet sampai pelosok dan Kementerian ESDM dan Kominfo harus bersinergi,” katanya.

Sebelumnya, pemerintah akan alokasikan Rp2,4 triliun untuk peningkatan penggunaan produk teknologi dalam negeri. Hal itu disampaikan Mementeri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim dalam keterangan virtualnya, Kamis (21/7/2021).

Nadiem menyebut bahwa peningkatan penggunaan teknologi itu akan direalisasikan dengan membeli 240.000 laptop produk dalam negeri (PDN).

Penulis : Fadel Prayoga | Editor : Purwanto

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


BUMN

Detik-Detik Lahirnya Raksasa Pelabuhan Indonesia

Minggu, 19 September 2021 | 22:52 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
23:45
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19