Kompas TV nasional peristiwa

Pilu, Jumlah Anak Yatim Piatu Akibat Covid-19 Semakin Meningkat

Sabtu, 31 Juli 2021 | 14:32 WIB

KOMPAS.TV - Pandemi covid-19 membuat sejumlah anak-anak harus kehilangan orangtua mereka karena terinfeksi virus corona.

Dalam waktu singkat, anak-anak Indonesia menjadi yatim piatu.

Di tengah situasi pandemi covid-19 di Indonesia yang semakin memburuk dan angka kematian pasien yang semakin meningkat, kemungkinan jumlah anak yang kehilangan ayah atau ibunya atau bahkan keduanya semakin bertambah dan meresahkan.
 
Seperti yang dialami seorang anak berusia 6 tahun di Karawang, Jawa Barat.

Zafran Maulana, harus menjadi yatim piatu karena kedua orang tuanya meninggal dunia akibat covid 19.

Keduanya meninggal pada  pada tanggal 11 Juli dan 14 Juli 2021 lalu, setelah mendapatkan perawatan di RSUD Karawang.

Zafran yang baru memulai pendidikan sekolah dasar ini pun, terpaksa harus ikut sang nenek.

Bupati Karawang Cellica Nurachadiana, menyebut akan memberikan beasiswa hingga SMA bagi anak-anak yatim yang ditinggal orang tuanya akibat wabah covid-19.

Di Kutai Kartanegara, dua orang anak menjadi yatim piatu, setelah kedua orangtuanya meninggal akibat virus korona.

Kini Abay yang berusia 8 tahun, dan Arya berusia 17 tahun, tengah menjalani isolasi mandiri, dibawah pengawasan tim medis setelah sempat dirawat di rumah sakit covid-19 di Wisma Atlet Tenggarong Seberang.

Sementara dua adiknya, tidak terinfeksi dan tengah dirawat pihak keluarga.

Sang anak pertama arya menuturkan, kondisinya sudah membaik karena sudah tidak lagi di rawat di rumah sakit, danberharap segera berkumpul bersama 3 orang adik-adiknya.

Sebelumnya, 3 anak di Purwakarta, Jawa Barat, juga mendadak menjadi yatim piatu, setelah covid-19 merenggut nyawa kedua orangtuanya.

Risqita, Muhammad Fathan, dan Ikhwanul Azmil Wicahyo, tak pernah menduga covid-19 akan mengambil ayah dan ibunya, begitu cepat, pada 10 dan 11 Juli lalu.

Ketiganya menjadi yatim piatu, hanya dalam lima hari, setelah kedua orang tuanya dinyatakan positif covid-19.

Melihat hal ini Bupati Purwakarta, berjanji Pemerintah Daerah akan menanggung biaya sekolah hingga lulus sekolah dan biaya hidup ketiga anak yatim piatu ini jika ketiganya menetap dan meneruskan sekolah di purwakarta.

Penulis : Anjani Nur Permatasari

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
20:25
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19