Kompas TV nasional peristiwa

Empat Arahan Jokowi ke BMKG Tanggapi Meningkatnya Frekuensi Bencana Alam

Kamis, 29 Juli 2021 | 16:43 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV – Presiden Joko Widodo membuka Rapat Koordinasi Pembangunan Nasional BMKG 2021. Dalam kesempatan tersebut Presiden Jokowi berikan beberapa arahan kepada BMKG terkait penanganan bencana.

Dengan tantangan bencana yang semakin meningkat, Jokowi meminta ketangguhan dalam menghadapi bencana juga ditingkatkan.

Arahan pertama, Jokowi meminta Layanan BMKG harus disertai dengan inovasi-inovasi yang mengikuti perkembangan teknologi terbaru. Hal ini dilakukan untuk bisa cepat dan akurat dalam meminimalkan risiko yang dihadapi.

Arahan Kedua, Jokowi meminta sinergi dan kolaborasi BMKG dengan kementerian, lembaga hingga pemerintah daerah untuk terus diperkuat. Utamanya dalam kebijakan dan perencanaan pembangunan.

“BMKG harus mampu memberikan layanan informasi yang akurat yang dapat diperoleh dengan cepat dan mudah sehingga informasi dan data dari BMKG tersebut bisa digunakan oleh kementerian dan lembaga serta pemerintah daerah dalam merancang kebijakan dan merencanakan pembangunan," ujar Jokowi.

Baca Juga: Bencana Terus Meningkat Setiap Tahun, Presiden Minta BMKG Beri Peringatan Dini Lebih Akurat

Arahan ketiga, perlunya untuk meningkatkan kapasitas manajemen dan penanggulangan dan adaptasi bencana terutama di tingkat daerah hingga tingkat provinsi.

Arahan keempat, Jokowi meminta BMKG harus lakukan edukasi berkelanjutan kepada masyarakat, terutama masyarakat di wilayah yang rawan bencana.

“Masyarakat juga perlu diedukasi untuk mencari dan memanfaatkan informasi yang benar yang disediakan oleh sumber-sumber resmi sehingga tidak mudah terjebak dalam kabar berita berita bohong," papar Jokowi.

Video Editor: Noval

Penulis : Theo Reza

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
04:00
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19