Kompas TV regional berita daerah

Tiga Anak di Bawah Umur Jadi Tersangka Penyebaran Berita Hoaks

Kamis, 29 Juli 2021 | 11:36 WIB

TEGAL, KOMPAS.TV - Buntut puluhan pelajar yang termakan berita bohong ajakan demo menolak PPKM Darurat pada 19 juli lalu di Kota Tegal, Polisi akhirnya menetapkan tiga tersangka. Sebelumnya ada 71 anak yang sebagian besar pelajar diamankan oleh petugas patroli gabungan Polres Tegal Kota karena terprovokasi berita hoaks.

 

Kapolres Tegal Kota, AKBP Rita Wulandari, selasa siang mengatakan dari hasil pemeriksaan oleh penyidik satreskrim Polres Tegal Kota mengerucut ke 7 anak yang menyebarkan berita hoaks tersebut. Namun, dalam perkembangan penyidikan, ada tiga tersangka yang memposting ajakan demo menolak PPKM Darurat melalui medsos.

 

Ketiganya yakni EIA 16 tahun, FN 16 tahun dan SI 14 tahun. Ketiga tersangka dijerat pasal 14 ayat 2 undang-undang RI nomor 1 tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana dengan ancaman hukuman tiga tahun penjara. Ketiga tersangka terbukti menyebarkan berita yang dapat menimbulkan keonaran di masyarakat.

 

Namun dalam penyelesaian kasus tersebut akan dilakukan musyawarah diversi, karena ketiganya merupakan anak dibawah umur sesuai dengan sistem peradilan pidana anak. Diversi dilakukan oleh bapas setempat dan dihadiri ketiga orang tua tersangka. 

 

Dari ketiga tersangka Polisi menyita tiga unit telepon seluler dan screenshot postingan ajakan demo. Seperti diketahui sebanyak tujuh puluh satu anak yang sebagian pelajar melakukan konvoi keliling dan melakukan tindakan anarkis saat hendak diamankan Polisi pada 19 juli lalu.

Penulis : KompasTV Pekalongan

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


KOMPAS SPORT

Softball Jadi Laga Pembuka PON XX Papua

Sabtu, 25 September 2021 | 17:12 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
17:35
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19