Kompas TV nasional peristiwa

KPI dan KPPPA Teken Lima Rencana Aksi Siaran Ramah Anak dan Perempuan, Ini Poin-poinnya

Rabu, 28 Juli 2021 | 22:23 WIB
kpi-dan-kpppa-teken-lima-rencana-aksi-siaran-ramah-anak-dan-perempuan-ini-poin-poinnya
Ilustrasi: KPI dan KPPPA Teken Lima Rencana Aksi Siaran Ramah Anak dan Perempuan. (Sumber: GettyImages/Didier Kobi)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) serta Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) bekerja sama membentuk lima rencana aksi perlindungan anak dan perempuan pada sektor penyiaran.

Berikut ini 5 rencana aksi yang akan dilakukan KPI dan KPPPA:

  1. Menguatkan pengarusutamaan gender dan perlindungan anak di bidang penyiaran.
  2. Pengawasan terhadap program-program siaran akan dilakukan berdasarkan asas-asas perlindungan terhadap perempuan dan anak.
  3. Meningkatkan sumber daya manusia penyiaran beserta komunitas-komunitas anak dan perempuan.
  4. Edukasi dan literasi kepada masyarakat tentang program siaran ramah perempuan dan anak.
  5. Penyediaan dan pemanfaatan data serta informasi mengenai perempuan dan anak di bidang penyiaran.

Baca Juga: Kejaksaan Agung Tetapkan 10 Manajer Investasi sebagai Tersangka Kasus Asabri

Diketahui, nota kesepahaman rencana aksi itu ditandatangani secara virtual oleh Ketua KPI Pusat Agung Suprio dari kantor KPI dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bintang Puspayoga dari kantor KPPA di Jakarta.

Dalam sambutannya, Menteri KPPPA berharap momentum ini dapat menjadi pengingat untuk memprioritaskan kepentingan anak pada semua program pembangunan.

"Semoga momentum ini jadi pengingat untuk memprioritaskan kepentingan anak pada semua program pembangunan," kata Menteri KPPPA Bintang Puspayoga secara daring, Rabu (28/7/2021).

Baca Juga: Angkie Yudistia Sayangkan Tindakan Anggota TNI AU yang Lakukan Kekerasan ke Penyandang Disabilitas

Menteri PPPA juga menyebut ada masalah penting terkait perlindungan perempuan dan anak dalam dunia penyiaran Indonesia. Beberapa diantaranya meliputi eksploitasi anak dan kekerasan terhadap perempuan.

Oleh karena itu, melalui rencana aksi ini dapat mendorong media penyairan agar lebih ramah anak dan perempuan sebagaimana sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Penulis : Nurul Fitriana | Editor : Fadhilah

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
19:47
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19